Staf Bawaslu OKU Selatan Ditemukan Meninggal di Rumah Kontrakan, Polisi Tunggu Hasil VER

Staf Bawaslu OKU Selatan Ditemukan Meninggal di Rumah Kontrakan, Polisi Tunggu Hasil VER

Uncategorized2604 Dilihat
Spread the love
         
 
  
                 
   
OKU Selatan, Radar Keadilan Seorang staf Sekretariat Bawaslu Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan ditemukan meninggal dunia di dalam rumah kontrakan yang ditempati sendirian pada Rabu pagi (25/3/2026) sekitar pukul 07.50 WIB.

Kejadian terjadi di Perumahan Bukit Berlian, Desa Pelangki, Kecamatan Muaradua, setelah tetangga merasa curiga karena korban tidak terlihat beraktivitas dan tidak merespons panggilan sejak hari sebelumnya.

Korban berinisial M.S. (38) ditemukan dalam kondisi tergeletak di kamar oleh tetangga yang melakukan pengecekan.

Warga segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian, yang kemudian mengirimkan jajaran Polres OKU Selatan, Polsek Muaradua, dan unit Identifikasi ke lokasi.

Petugas langsung melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi, melakukan olah TKP menyeluruh, serta mendata dan memeriksa saksi-saksi di sekitar lokasi.

Jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muaradua untuk menjalani pemeriksaan medis melalui Visum et Repertum (VER) guna mendapatkan konklusi ilmiah mengenai penyebab kematian.

Penyidik telah melakukan koordinasi dengan keluarga korban yang berada di luar daerah untuk penanganan administrasi dan proses selanjutnya.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa penanganan kasus ini dilakukan dengan penuh ketelitian dan sesuai standar prosedur kepolisian.

“Personel telah bergerak cepat untuk mengamankan lokasi, mengumpulkan bukti, dan mencatat keterangan dari saksi. Saat ini proses penyelidikan berlangsung dan kami menunggu hasil pemeriksaan medis untuk memastikan penyebab kematian secara pasti,” jelasnya.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan spekulasi yang tidak berdasar dan memberikan ruang yang cukup bagi proses penyelidikan.

“Apabila memiliki informasi yang relevan dengan peristiwa ini, silakan laporkan segera kepada kepolisian terdekat atau melalui layanan darurat 110 agar dapat membantu mempercepat penyelidikan,” tegasnya.

Saat ini situasi di lokasi kejadian telah kembali kondusif. Penyidik terus melakukan pendalaman setiap aspek kasus untuk mengungkap fakta yang sebenarnya.

Polda Sumatera Selatan menegaskan akan menangani peristiwa ini dengan profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas, sesuai dengan amanah untuk melindungi kepentingan masyarakat dan mencari kebenaran. (*/Yos)