Penanganan cepat dan terpadu oleh Polres Musi Banyuasin atas kerusakan kendaraan di Jalan Raya Palembang–Jambi, Kecamatan Babat Supat, memastikan pemudik dapat melanjutkan perjalanan dengan aman dan tanpa hambatan.
Kendaraan yang dikendarai mengalami kerusakan kampas kopling pada pukul 19.20 WIB, membuat perjalanan terhenti di tengah arus lalu lintas yang padat.
Setelah menghubungi 110, laporan langsung diteruskan ke personel Pos Pelayanan Babat Supat yang dipimpin Aiptu Manan.
Penanganan dilakukan secara terpadu melalui koordinasi dengan Dinas Perhubungan.
Kendaraan derek diterjunkan untuk mengevakuasi kendaraan dari jalur lalu lintas, kemudian dibawa ke bengkel terdekat untuk diperbaiki oleh mekanik.
Selain itu, pihak berwenang mengkoordinir dengan travel untuk menyediakan kendaraan pengganti, sehingga perjalanan dapat dilanjutkan segera.
Kapolres Musi Banyuasin AKBP Ruri Prastowo menegaskan komitmen dalam menangani setiap laporan masyarakat.
“Kami pastikan setiap pemudik yang mengalami kendala tidak dibiarkan sendiri. Personel kami hadir, membantu, dan menyelesaikan permasalahan hingga tuntas,” tegasnya.
Kolaborasi antara Polres Muba dan Dinas Perhubungan menjadi bukti sinergi institusi dalam memberikan layanan terbaik selama arus mudik.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menegaskan bahwa 110 bukan hanya nomor kontak, melainkan bagian penting dari sistem pelayanan Polri kepada masyarakat.
“Satu panggilan ke 110 langsung menggerakkan personel kami. Ini bukti bahwa Polri hadir dan bekerja nyata untuk masyarakat,” ujarnya.
Layanan 110 tersedia 24 jam tanpa biaya dan siap memberikan bantuan cepat kapan saja.
Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan prima selama Operasi Ketupat Musi 2026, dengan memastikan setiap pemudik mendapatkan perlindungan dan bantuan yang cepat, tepat, dan tuntas.











