Jakarta, Radar Keadilan – Kabupaten Banyuasin melakukan langkah strategis transformasi lahan rawa menjadi sawah guna memperkuat ketahanan pangan daerah bahkan skala nasional, sejalan dengan Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk mewujudkan kemandirian dan swasembada pangan bangsa.
Upaya tersebut disampaikan dalam podcast khusus yang disiarkan CNBC Indonesia pada Jumat pukul 18.00 WIB, di mana Pemerintah Kabupaten Banyuasin di bawah kepemimpinan Bupati Dr. H. Askolani, SH., MH dan Wakil Bupati Netta Indian, SP mengungkapkan fokus pengembangan sektor pertanian melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Banyuasin.
Transformasi lahan bertujuan langsung meningkatkan produksi beras sebagai komoditas pangan pokok, sekaligus memaksimalkan potensi lahan pertanian yang dimiliki daerah.
Kabupaten Banyuasin memiliki luas lahan basah sawah (LBS) seluas 189.345 hektar, yang diakui sebagai karunia alam yang harus dikelola secara optimal.
“Swasembada pangan berarti mampu memenuhi kebutuhan pangan sendiri dengan memaksimalkan potensi lahan yang ada,” jelas Bupati Askolani dalam kesempatan tersebut.









