Ogan Komering Ilir, Radar Keadilan – Menjawab kebutuhan mendasar masyarakat akan akses air bersih yang layak, Polres Ogan Komering Ilir (OKI) secara resmi meresmikan sumur bor di Jalan Sepucuk, Kelurahan Kutaraya, Kecamatan Kayuagung, pada Jumat (8/5).
Peresmian ini dilaksanakan secara serentak bersama seluruh jajaran Polda Sumatera Selatan dan kepolisian resor se-Wilayah Sumsel melalui pertemuan jarak jauh, yang dipimpin langsung oleh Kapolda Sumsel, Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Pembangunan fasilitas sumber air ini merupakan wujud nyata kepedulian dan komitmen institusi Polri untuk hadir serta memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
Tidak hanya berfungsi memenuhi kebutuhan air bersih untuk keperluan rumah tangga sehari-hari, sumur bor tersebut juga dimanfaatkan warga untuk pengairan lahan pertanian, khususnya kebun jagung di sekitar lokasi.
Pemanfaatan ganda ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan wilayah sekaligus meningkatkan produktivitas dan taraf ekonomi warga setempat.
Kapolres OKI, AKBP Eko Rubiyanto, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa penyediaan fasilitas air bersih ini merupakan bagian dari pelayanan dasar sekaligus dukungan strategis terhadap program ketahanan pangan nasional.
“Kehadiran sumur bor ini kami harapkan dapat memberikan manfaat maksimal bagi seluruh warga, baik untuk kebutuhan sehari-hari maupun menunjang kegiatan pertanian. Kami juga berharap fasilitas ini dapat dijaga, dirawat, dan dimanfaatkan secara bersama-sama agar manfaatnya terus dirasakan dalam jangka panjang,” ujar AKBP Eko Rubiyanto saat memimpin acara peresmian.
Dalam kesempatan yang sama, pihak kepolisian juga menyalurkan bantuan sosial kepada warga yang hadir, sebagai bentuk perhatian nyata terhadap kondisi masyarakat yang membutuhkan dukungan.
Langkah ini menegaskan bahwa kehadiran Polri tidak hanya terbatas pada tugas pokok pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, namun juga meluas melalui berbagai kegiatan sosial yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup warga.
Acara peresmian berlangsung secara sederhana namun penuh makna dan keakraban, dengan dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta warga Kelurahan Kutaraya.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama demi keberkahan dan manfaat fasilitas yang dibangun, serta peninjauan langsung ke lokasi sumur bor untuk memastikan kesiapan fungsi dan kualitas air yang dihasilkan.
Langkah ini menjadi bukti nyata sinergi antara institusi kepolisian dan masyarakat, di mana setiap kebijakan dan kegiatan yang dilaksanakan senantiasa berlandaskan pada kebutuhan warga dan berorientasi pada kesejahteraan bersama.
Keberadaan sumur bor ini tidak sekadar menjadi fasilitas fisik, melainkan jembatan kepercayaan yang semakin mempererat hubungan erat antara kepolisian dan masyarakat dalam membangun wilayah yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera. (*/HS)













