Pangkalan Balai, Radar Keadilan – Komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Banyuasin dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat kembali ditunjukkan melalui partisipasi aktif pada program strategis Gebrak Rutihalu (Gerakan Bersama Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni) Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026.
Langkah ini merupakan bukti nyata keseriusan daerah dalam mewujudkan hunian yang layak huni bagi warga yang membutuhkan.
Kegiatan yang dipusatkan di Kelurahan 11 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu II, Kota Palembang ini diresmikan langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, S.H., M.M. Secara virtual melalui Zoom Meeting, kegiatan ini diikuti oleh Sekretaris Daerah Banyuasin, Ir. Erwin Ibrahim, S.T., M.M., M.B.A., IPU., ASEAN Eng., beserta jajaran Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkimtan) Kabupaten Banyuasin, serta perwakilan dari 17 kabupaten dan kota se-Sumatera Selatan.
Gubernur Herman Deru menegaskan bahwa Gebrak Rutihalu bukan sekadar seremoni, melainkan sebuah gerakan nyata yang telah memberikan dampak signifikan di lapangan. Program ini selaras dengan agenda nasional pembangunan tiga juta rumah yang dicanangkan pemerintah pusat.
“Program ini bukan hanya seremonial, tetapi sudah dibuktikan dengan aksi nyata di lapangan. Progresnya sangat menggembirakan dan ini merupakan hasil kerja keras kita bersama,” ujar Herman Deru dalam sambutannya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa keberhasilan program ini memberikan kontribusi besar dalam membantu masyarakat memperoleh tempat tinggal yang layak dan nyaman.
Hal ini menjadi wujud nyata hadirnya negara dan pemerintah di tengah-tengah masyarakat.
“Kita patut bersyukur karena program ini secara tidak langsung telah membantu saudara-saudara kita untuk mendapatkan rumah yang lebih layak, dan ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah,” tambahnya.
Untuk memperluas dampak positif tersebut, Gubernur mengajak seluruh kepala daerah untuk memaksimalkan kolaborasi dan sinergi dengan berbagai elemen.
Melibatkan peran serta masyarakat, BUMN, maupun BUMD dinilai sangat krusial untuk mempercepat penuntasan jumlah RTLH di seluruh wilayah Sumatera Selatan.
“Saya mengajak seluruh bupati dan wali kota untuk menjadikan ini sebagai momentum dalam menggerakkan seluruh komponen, baik pemerintah, masyarakat, BUMN maupun BUMD, untuk bersama-sama berkontribusi,” tegasnya.
Melalui sinergitas yang solid antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, dan seluruh elemen bangsa, diharapkan pembangunan yang merata dan berkeadilan dapat segera terwujud.
Upaya ini tidak hanya meningkatkan kualitas hunian, tetapi juga menjadi fondasi kuat bagi kesejahteraan masyarakat Sumatera Selatan yang lebih baik di masa depan. (*/Sangkut)












