
“Dukungan yang kami berikan tidak hanya sebatas bahan pangan, melainkan juga peralatan taktis untuk memperkuat operasional di lapangan. Kedua set perahu karet yang kami serahkan diharapkan dapat mengoptimalkan kemampuan BPBD OKI dalam melakukan evakuasi,” tambah Andi Eviana.
Bupati OKI H. Muchendi Mahzareki menyampaikan apresiasi penuh terhadap respons cepat dan kontribusi nyata dari BNPB.
“Atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat OKI, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Bantuan senilai lebih dari Rp395 juta ini sangat krusial bagi warga yang tengah berjuang menghadapi musibah banjir,” ucapnya.
Pemerintah daerah OKI juga telah mengambil langkah proaktif dengan menyalurkan bantuan darurat langsung ke empat kecamatan terdampak, yaitu Kecamatan Lempuing, Lempuing Jaya, Mesuji, dan Air Sugihan.
Per tanggal 15 Januari 2026, total bantuan yang disalurkan meliputi 514 paket sembako, 30 unit tenda gulung, 30 paket family kit, 32 paket kids ware, 30 paket sandang anak, 30 paket sandang dewasa, 30 lembar selimut, 40 unit kasur, dan 80 paket makanan anak.
Tak hanya fokus pada kebutuhan darurat, pemerintah daerah juga telah menyusun dan menyalurkan bantuan benih pertanian untuk petani terdampak sebagai langkah strategis pemulihan ekonomi dan percepatan masa tanam pascabanjir.
“Kami menjamin seluruh bantuan, baik dari pemerintah pusat maupun daerah, akan disalurkan secara transparan dan tepat sasaran. Tujuan kami tidak hanya mengatasi kebutuhan mendadak, tetapi juga membantu petani segera bangkit dan kembali menjalankan aktivitas produksi,” tegas Muchendi.
Sejalan dengan komitmen penanganan bencana yang terpadu, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah diharapkan mampu memberikan dampak maksimal bagi pemulihan kondisi masyarakat OKI, sekaligus memperkuat sistem tanggap bencana untuk menghadapi tantangan di masa mendatang. (*/Red)














