Jembatan Gantung OKI Masuk Tahap Awal, Satgas Fokus Akurasi Fondasi dan Tiang Pancang

Kegiatan Penandaan dan Penentuan Titik Dilaksanakan di Desa Kuala Duabelas, Targetkan Konstruksi Kokoh dan Aman Bagi Masyarakat

Berita, INFRASTRUKTUR, OKI, TNI2861 Dilihat
Spread the love
Spread the love
         
 
  
                 
   
Ogan Komering Ilir, Radar Keadilan Proses pembangunan jembatan gantung di Kabupaten Ogan Komering Ilir memasuki tahapan awal strategis dengan pelaksanaan pembuatan pensil tiang pancang dan penentuan titik fondasi, yang digelar di Desa Kuala Duabelas, Kecamatan Tulung Selapan, pada hari ini.
Di lokasi pekerjaan pinggir sungai dengan hamparan pepohonan hijau di kejauhan, sejumlah pekerja sedang fokus mengerjakan pipa baja, sementara tumpukan pasir dan berbagai peralatan konstruksi siap mendukung kelancaran proses pembangunan atau pemeliharaan infrastruktur di daerah pesisir.|HS, radarkeadilan.com

Kegiatan ini menjadi pijakan krusial untuk memastikan posisi struktur penyangga tepat sasaran dan kekuatan fondasi memenuhi standar teknis yang ditetapkan.

Pembuatan pensil tiang pancang dilaksanakan sebagai penanda presisi untuk pemasangan tiang penyangga utama jembatan.

Sementara itu, penentuan titik fondasi dilakukan secara teliti melalui sinkronisasi antara rancangan teknis yang telah direncanakan dan kondisi geologi serta topografi lapangan yang ada.

Kapten Czi Aldi Armahedi, sebagai pemimpin Tim Satgas Jembatan Gantung, menegaskan pentingnya ketelitian pada tahap awal ini sebagai faktor penentu keberhasilan keseluruhan proyek.

“Penentuan titik fondasi harus dijalankan dengan akurasi maksimal agar konstruksi jembatan yang akan dibangun memiliki kekuatan optimal, aman untuk penggunaan, dan dapat beroperasi secara berkelanjutan untuk kemaslahatan masyarakat luas,” jelasnya dalam keterangannya.

Pelaksanaan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan tanpa hambatan, dengan dukungan penuh dari perangkat desa dan elemen masyarakat setempat.

Sinergi yang terjalin diharapkan dapat mempercepat tahapan pelaksanaan serta memastikan keselarasan antara kebutuhan teknis proyek dan harapan warga wilayah sekitar.
Di tepi sungai dengan latar rumah panggung masyarakat pesisir, seorang pria dari dalam perahu biru sedang menerima tali yang diberikan oleh orang di atas bangunan kayu. Momen ini menggambarkan aktivitas sehari-hari dan koneksi yang erat antara penghuni daerah pesisir dengan sungai sebagai bagian dari kehidupan mereka.|HS, radarkeadilan.com

Dengan dibangunnya jembatan gantung ini, masyarakat Desa Kuala Duabelas dan wilayah Kecamatan Tulung Selapan secara luas akan merasakan manfaat nyata dalam bentuk akses transportasi yang lebih lancar, kemudahan dalam menjalankan aktivitas ekonomi, serta peningkatan kualitas dan taraf kesejahteraan hidup secara menyeluruh.