Kapolda Sumsel Pimpin Rakor Linsek Ketupat Musi 2026, 2.361 Personel Siap Kawal Mudik Lebaran dengan 73 Pos Layanan Terpadu

Kapolda Sumsel Pimpin Rakor Linsek Ketupat Musi 2026, 2.361 Personel Siap Kawal Mudik Lebaran dengan 73 Pos Layanan Terpadu

Spread the love
         
 
  
                 
   
Palembang, Radar Keadilan Kesiapan pengamanan mudik dan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah mendapatkan pemantapan maksimal melalui Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Ketupat Musi 2026, yang diselenggarakan di Ruang Rapat Griya Agung Palembang pada hari Kamis.
Suasana rapat koordinasi lintas sektoral Operasi Ketupat Musi 2026, dengan kehadiran aparatur kepolisian dan TNI yang fokus menyusun strategi pengamanan mudik dan perayaan Idulfitri di Sumatera Selatan.| Andrian, radarkeadilan.com

Acara strategis tersebut menegaskan komitmen bersama dalam menjamin keamanan, kelancaran, serta kenyamanan masyarakat selama periode arus mudik, arus balik, dan perayaan hari besar agama, dengan penempatan 2.361 personel gabungan dan 73 pos pengamanan serta pelayanan yang tersebar di seluruh wilayah Sumatera Selatan.

Kapolda Sumatera Selatan menyampaikan arahan penting dalam Rapat Koordinasi Operasi Ketupat Musi 2026, menegaskan komitmen pada pengamanan yang humanis dan profesional untuk mendukung kelancaran mudik serta perayaan Idulfitri.| Andrian, radarkeadilan.com

Rapat koordinasi menghadirkan berbagai unsur terkait dalam pengamanan Lebaran, termasuk jajaran Tentara Nasional Indonesia, pemerintah daerah provinsi dan kabupaten/kota, serta instansi vertikal pusat.

Kegiatan ini menjadi pijakan utama untuk menyelaraskan langkah seluruh pemangku kepentingan, memastikan setiap tahapan pengamanan berjalan dengan sinkron dan optimal.

Fasilitas yang disiapkan mencakup 40 Pos Pengamanan, 26 Pos Pelayanan, dan 7 Pos Terpadu, yang ditempatkan di jalur utama mudik, kawasan keramaian, serta lokasi objek vital strategis.

Operasi Ketupat Musi 2026 diangkat sebagai gerakan kemanusiaan yang melampaui fungsi pengamanan lalu lintas semata.

Cakupan operasi mencakup pengamanan kegiatan ibadah Ramadan, perayaan Idulfitri, mobilitas masyarakat selama libur Lebaran, hingga pemantauan kondisi keamanan di seluruh wilayah.

Personel akan ditempatkan secara terencana di titik-titik pusat mobilitas, termasuk jalur tol, jalur arteri, jalur lintas timur, jalur lintas tengah, serta jalur alternatif yang difungsikan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas.

Setiap pos yang dibangun difungsikan sebagai pusat layanan terpadu bagi masyarakat, menyediakan berbagai fasilitas mulai dari perlindungan keamanan, pelayanan kesehatan dasar, informasi rute perjalanan, hingga bantuan darurat untuk pemudik yang membutuhkan.

Pemanfaatan ruas tol selama masa mudik diharapkan dapat mempercepat aliran kendaraan dan mengurangi kemacetan di jalur utama yang telah menjadi titik rawan setiap tahunnya.

Pemerintah provinsi Sumatera Selatan juga memastikan kesiapan sektor pendukung mudik Lebaran.

Semua lubang jalan pada jalur mudik telah ditutup secara menyeluruh sejak H-10 sebelum Lebaran, menjamin kelancaran perjalanan dan keselamatan pengguna jalan.

Langkah antisipasi bencana juga telah dipersiapkan untuk wilayah rawan longsor seperti Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, sementara stabilitas harga bahan pokok dijaga melalui pelaksanaan program Gerakan Pangan Murah di berbagai titik distribusi.

Kapolda Sumatera Selatan Sandi Nugroho menegaskan bahwa operasi ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Operasi Ketupat Musi 2026 adalah wujud nyata negara hadir untuk rakyatnya. Seluruh personel harus tampil humanis, sigap melayani, dan profesional sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Nandang Mu’min Wijaya mengajak masyarakat untuk memanfaatkan seluruh fasilitas yang telah disediakan selama periode operasi berlangsung.

“Tujuh puluh tiga pos yang kami dirikan adalah pintu layanan bagi masyarakat. Dari bantuan medis hingga informasi jalur, semuanya siap untuk membantu para pemudik,” jelasnya.

Sinergi yang terjalin antara kepolisian, Tentara Nasional Indonesia, pemerintah daerah, dan berbagai instansi terkait telah membangun fondasi yang kuat untuk pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026.

Dengan semangat “Mudik Aman, Keluarga Bahagia,” seluruh unsur pengamanan berkomitmen penuh untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat serta menciptakan suasana yang kondusif bagi perayaan Idulfitri di seluruh wilayah Sumatera Selatan(*/Andrian)