Pada kesempatan yang sama, Kapolri meresmikan pembangunan 57 Jembatan Merah Putih Presisi yang telah dan sedang dibangun oleh Polda Sumatera Selatan bersama jajaran Polres di berbagai wilayah provinsi.
Kegiatan tersebut menegaskan kontribusi Polri yang melampaui peran utama menjaga keamanan dan ketertiban, dengan turut mendukung percepatan ketahanan pangan nasional serta pembangunan infrastruktur pedesaan sesuai arah kebijakan pemerintah pusat.
Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., Kapolda Sumatera Selatan, dalam pelaporan kepada Kapolri menyampaikan, hingga Maret 2026, Polda Sumsel telah menyelesaikan pembangunan 50 unit jembatan dari total 57 Jembatan Merah Putih Presisi, sementara 7 unit lainnya masih dalam tahap konstruksi.
Pelaksanaan Tanam Raya Jagung berlangsung di lahan belakang kompleks Serai Indah, Kelurahan Indralaya Indah, Kecamatan Indralaya, mulai sekitar pukul 14.00 WIB.

Dalam arahan resmi, Kapolri menegaskan peran krusial institusi dalam mengawal implementasi program ketahanan pangan hingga tingkat desa.
Dukungan terhadap sektor pertanian diposisikan sebagai bagian integral dari kontribusi Polri dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat luas.
“Program ini menunjukkan bahwa Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai penggerak pembangunan daerah dan ketahanan pangan yang berdampak langsung bagi masyarakat,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, Kabid Humas Polda Sumsel.
Selain tanam raya dan peresmian jembatan, Kapolri juga menandatangani prasasti peresmian Paakri City Park serta renovasi fasilitas Grand Kemala.
Dilaksanakan pula penyerahan bantuan mesin pipil jagung dan mesin pengering kepada kelompok tani untuk meningkatkan kapasitas pascapanen, serta penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui BRI Region 4 bagi para petani.
Program Jembatan Merah Putih Presisi menjadi inovasi strategis Polda Sumsel dalam mendukung pembangunan wilayah pedesaan.

Momentum tersebut juga diisi dengan dialog interaktif melalui konferensi video yang menghubungkan lokasi kegiatan di Ogan Ilir dengan beberapa daerah lain, antara lain Jawa Barat, Kalimantan Tengah, dan Gorontalo, untuk membahas implementasi program ketahanan pangan nasional secara menyeluruh.

Kapolda Sumsel menegaskan komitmen penuh institusi dalam mendukung program pemerintah terkait ketahanan pangan dan pembangunan infrastruktur desa.
“Kehadiran Bapak Kapolri di Sumatera Selatan menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran untuk terus bergerak bersama masyarakat, tidak hanya menjaga keamanan tetapi juga mendorong kemajuan daerah,” ucapnya.
Pembangunan infrastruktur dan penguatan sektor pertanian di Sumatera Selatan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, mempercepat distribusi hasil produksi, serta memperkuat stabilitas sosial di wilayah pedesaan.
Kontribusi Polri dalam program ini mencerminkan komitmen menyeluruh institusi dalam mendukung agenda pembangunan nasional yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat. (*/Rudi)











