Malam Tapai Kayuagung: Ketika Tradisi Bangkitkan Ekonomi Lokal dan Nostalgia

Ribuan Warga Padati Tugu Jam, Saksikan Warisan Budaya yang Bertransformasi

Ketua Dekranasda OKI, Ny. Hj. Ike Meilina Muchendi, memeriahkan Malam Tapai dengan menari bersama di Tugu Jam Kayuagung, Jum’at (29/8/2025). Semangat melestarikan tradisi dan kebersamaan!/radarkeadilan.com

“Kita ingin anak-anak muda tumbuh dengan kebanggaan terhadap budayanya sendiri,” katanya.

Dampak Positif bagi Ekonomi Lokal

Yanti (43), seorang pelaku UMKM Kayuagung, mengungkapkan rasa syukurnya atas terselenggaranya Malam Tapai.

Malam Tapai yang Spektakuler: Teater ‘Kereta Mabang Handak’ menjadi sorotan utama di Tugu Jam Kayuagung, Jum’at (29/8/2025). Tradisi yang terus hidup dan menginspirasi!/radarkeadilan.com

“Alhamdulillah, dagangan saya habis malam ini. Semoga acara seperti ini sering diadakan. Kami para pedagang kecil merasa sangat terbantu,” tuturnya dengan wajah sumringah.

Rafi (19), seorang mahasiswa asal Kayuagung yang baru pertama kali mengikuti Malam Tapai, mengaku terkesan dengan suasana yang kental akan nilai budaya dan kebersamaan.

Atmosfer Malam Tapai: Tugu Jam Kayuagung menjadi saksi bisu kemeriahan tradisi yang digelar pada Jum’at (29/8/2025). Kebanggaan akan warisan budaya!/radarkeadilan.com

“Saya kira ini cuma pasar malam biasa, ternyata ada banyak pertunjukan budaya dan makanan tradisional yang jarang saya temui. Seru banget dan bikin saya lebih kenal sama budaya daerah sendiri,” ujarnya antusias.

Komitmen Pemerintah Daerah

Dengan suksesnya Malam Tapai, Pemerintah Kabupaten OKI menegaskan komitmennya untuk terus menjaga, mengembangkan, dan mempromosikan adat budaya lokal sebagai identitas sekaligus kekuatan ekonomi yang berkelanjutan.

Sinergi dalam Melestarikan Budaya: Bupati OKI H. Muchendi Mahzareki dan Ketua Dekranasda Ny. Hj. Ike Meilina Muchendi bersama para penggiat seni dan budaya, memeriahkan Malam Tapai di Tugu Jam Kayuagung, Jum’at (29/8/2025). Kebersamaan yang menginspirasi!/radarkeadilan.com

Tradisi ini bukan hanya menjadi kebanggaan masyarakat Kayuagung, tetapi juga aset berharga yang harus dilestarikan untuk generasi mendatang. (*/Red)

BERITA TERKAIT