“Harapan kita, bukan hanya anak-anak yang mendapat manfaat. Tapi para pelaku usaha, UMKM, petani, semuanya bisa merasakan dampak positif. Kita ingin telur, sayur, dan buah-buahan yang dipakai berasal dari Kabupaten OKI,” terang Muchendi.
Dok: Diskominfo OKI, radarkeadilan.com
Menurutnya, makanan yang disajikan telah memenuhi standar gizi yang ditetapkan oleh BGN.
“Kita ingin program ini betul-betul memberikan dampak pada status gizi anak-anak dan juga mengentaskan stunting. Ini bukan sekadar bagi-bagi makanan, tapi bagian dari investasi untuk masa depan bangsa,” tutupnya. (Lisin/Ril)
Sumber : Diskominfo OKI














