Kejadian ini menimbulkan tanda tanya besar dan memicu penyelidikan intensif dari pihak kepolisian.
Identitas Korban dan Kronologi Kejadian
Kedua korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dan perempuan. Korban laki-laki bernama PT (39), seorang wiraswastawan asal Palembang, sementara korban perempuan adalah TR (38), seorang bidan yang bekerja di PT. Tania Selatan, juga berasal dari Palembang.
Menurut keterangan saksi mata, pada Sabtu (30/08/2025) sekitar pukul 20.00 WIB, kedua korban terlihat singgah di warung pecel lele yang berada di depan terminal Kayuagung.
Mereka memesan makanan dan menyantapnya di dalam mobil. Setelah makan, keduanya tidak keluar dari kendaraan tersebut.
“Kami sempat mencoba membangunkan mereka sekitar pukul 03.00 WIB karena melihat mereka tidak keluar dari mobil. Namun, tidak ada respons, sehingga kami mengira mereka sedang tidur,” ungkap Riyanto, salah seorang pelayan warung yang menjadi saksi kunci.
Saksi lainnya, Raden Ahmad, melihat mobil tersebut masih terparkir dengan mesin menyala sekitar pukul 06.00 WIB.

Penyelidikan Mendalam dan Dugaan Sementara
Kapolres OKI, AKBP Eko Rubiyanto, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim Iptu Rio Trisno, membenarkan adanya penemuan tersebut.
“Saat personel Polres OKI tiba di lokasi kejadian, mobil masih dalam kondisi mesin menyala dan tercium bau asap yang cukup menyengat. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara, kedua korban meninggal dunia akibat keracunan dari sistem pendingin udara (AC) mobil,” jelas Iptu Rio Trisno.
Kapolres OKI menambahkan bahwa pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan medis untuk memastikan penyebab pasti kematian kedua korban.
“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak membuat spekulasi terkait peristiwa ini. Polres OKI akan menyampaikan perkembangan resmi setelah seluruh rangkaian penyelidikan dan pemeriksaan selesai,” tegas AKBP Eko Rubiyanto.
Apresiasi dan Imbauan dari Pihak Kepolisian
Polres OKI menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah cepat tanggap melaporkan kejadian ini.
“Kerja sama antara masyarakat dan kepolisian sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten OKI,” ujar Kapolres. (*/Red











