“Saat saya periksa, ternyata mereka sudah tidak merespons sama sekali. Kami langsung melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian,” jelasnya.
Penyelidikan Mendalam dan Dugaan Sementara
Kapolres OKI, AKBP Eko Rubiyanto, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim Iptu Rio Trisno, membenarkan adanya penemuan tersebut.
“Saat personel Polres OKI tiba di lokasi kejadian, mobil masih dalam kondisi mesin menyala dan tercium bau asap yang cukup menyengat. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara, kedua korban meninggal dunia akibat keracunan dari sistem pendingin udara (AC) mobil,” jelas Iptu Rio Trisno.
Kapolres OKI menambahkan bahwa pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan medis untuk memastikan penyebab pasti kematian kedua korban.
“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak membuat spekulasi terkait peristiwa ini. Polres OKI akan menyampaikan perkembangan resmi setelah seluruh rangkaian penyelidikan dan pemeriksaan selesai,” tegas AKBP Eko Rubiyanto.
Apresiasi dan Imbauan dari Pihak Kepolisian
Polres OKI menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah cepat tanggap melaporkan kejadian ini.
“Kerja sama antara masyarakat dan kepolisian sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten OKI,” ujar Kapolres. (*/Red














