Polres Ogan Komering Ilir (Polres OKI) resmi menandatangani perjanjian kerja sama dengan PT Bank Sumsel Babel Cabang Kayuagung terkait penyelenggaraan pengamanan objek vital, yang dilaksanakan pada Jumat (9/1/2026) pukul 08.00 WIB di Lobby Polres OKI.
Kerjasama ini dirancang untuk menguatkan sistem perlindungan, menjamin kelancaran operasional perbankan, serta memberikan rasa aman yang maksimal bagi seluruh pemangku kepentingan.
Perjanjian yang berlaku mulai tanggal 1 Januari 2026 hingga 31 Desember 2026 mengatur secara terstruktur tentang penyelenggaraan Pengamanan Objek Vital (Pam Obvit) di lingkungan Bank Sumsel Babel Cabang Kayuagung.
Ruang lingkup kerja sama mencakup standarisasi prosedur pengamanan, penetapan langkah-langkah preventif, serta koordinasi berkala untuk mengantisipasi dan menangani potensi gangguan keamanan.
Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto, S.H., S.I.K., M.H. menyatakan bahwa kerja sama ini menjadi manifestasi sinergi esensial antara Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan industri perbankan dalam menjaga keamanan dan ketertiban nasional.
“Kerjasama ini dirancang untuk meningkatkan kualitas pengamanan di Bank Sumsel Babel Cabang Kayuagung, sehingga aktivitas perbankan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif,” tegasnya.

“Kami berkomitmen memberikan rasa aman baik kepada pegawai bank maupun masyarakat yang menggunakan layanan perbankan. Setiap langkah pengamanan akan disesuaikan dengan kondisi aktual dan kebutuhan operasional bank,” tambahnya.
Pimpinan Bank Sumsel Babel Cabang Kayuagung Ahmad Ardiansyah menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif kolaborasi ini.
“Kami yakin kerja sama dengan Polres OKI akan memperkuat fondasi keamanan kami, sehingga dapat memberikan layanan terbaik yang terjamin keamanannya bagi nasabah dan masyarakat,” ujarnya.
Kolaborasi strategis ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara kedua institusi dalam menjaga keamanan objek vital perbankan, sekaligus menciptakan situasi ketertiban dan keamanan masyarakat (kamtibmas) yang stabil dan kondusif di wilayah OKI.
Sejalan dengan tujuan awal pelaksanaan kerja sama, langkah ini diharapkan menjadi contoh kolaborasi efektif yang dapat diperluas untuk mendukung keamanan sektor ekonomi lokal secara keseluruhan, sehingga kontribusi perbankan dalam pembangunan daerah dapat berjalan optimal. (*/Red)














