“Ini adalah usia adik-adik semua. Maka kami hadir untuk memberikan pemahaman dan edukasi bahwa keselamatan di jalan raya harus menjadi prioritas utama. Jalan bukan tempat gaya-gayaan, tapi tempat untuk menyelamatkan nyawa,” tegasnya.
Iptu Doohan juga memaparkan faktor penyebab kecelakaan, dampaknya, serta jenis-jenis pelanggaran yang bisa berujung pada fatalitas. Dalam sesi interaktif, Satlantas Polres Sukoharjo memberikan helm gratis kepada siswa-siswi yang berhasil menjawab pertanyaan seputar aturan lalu lintas.
Sebagai tambahan wawasan, kegiatan juga diisi dengan coaching clinic uji praktek SIM. Para siswa diberi pemahaman dan simulasi tata cara uji praktek saat akan membuat SIM nantinya.
“Kami berharap, dengan adanya kampanye dan edukasi ini, angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di kalangan pelajar dapat ditekan. Ini bagian dari upaya kami dalam menyelamatkan generasi muda dari risiko kecelakaan di jalan raya,” pungkas Iptu Doohan.
Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari para siswa dan guru SMK Negeri 2 Sukoharjo, serta diharapkan menjadi langkah awal untuk membentuk pelajar yang tertib dan sadar hukum dalam berlalu lintas. (*/Gun)














