PALI, Radar Keadilan – Mengenang perjuangan para pendidik sekaligus meneguhkan tekad memajukan kualitas sumber daya manusia, semangat Hari Pendidikan Nasional tahun 2026 terpancar nyata melalui serangkaian kegiatan yang penuh makna.
Persatuan Guru Republik Indonesia Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, melalui Pengurus Cabang Kecamatan Talang Ubi, secara resmi menggelar perayaan tersebut di halaman Sekolah Dasar Negeri 4 Kecamatan Talang Ubi, pada Senin (11/05/2026).
Rangkaian acara ini disiapkan khusus untuk menggali potensi, menumbuhkan semangat berkreasi, serta mempererat kerja sama antarlembaga pendidikan di wilayah setempat.
Ketua Pengurus Cabang PGRI Kecamatan Talang Ubi, Triatno S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa perayaan tahun ini dikemas dalam bentuk festival yang terdiri atas tiga rangkaian kegiatan utama yang dilaksanakan secara berjenjang.
“Festival Hari Pendidikan Nasional ini menghadirkan tiga kegiatan unggulan. Pada hari pertama yang berlangsung hari ini, digelar Festival Literasi yang dimeriahkan dengan berbagai perlombaan mewarnai yang diikuti peserta dari jenjang Taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, hingga Sekolah Menengah Atas,” ungkapnya.
Kegiatan dilanjutkan pada hari kedua dengan penyelenggaraan Festival Seni atau yang dikenal sebagai FLS 3N.
Kegiatan ini tersebar dan dilaksanakan secara serentak di empat lokasi, yaitu di lingkungan Sekolah Dasar Negeri 4, Sekolah Dasar Negeri 8, Sekolah Dasar Negeri 6, dan Sekolah Dasar Negeri 17 Kecamatan Talang Ubi.
Kemudian pada hari ketiga yang jatuh pada Rabu, 13 Mei 2026, puncak acara akan diisi dengan penyelenggaraan Festival Olahraga yang dilangsungkan di Gedung Orkes Kompleks Pertamina Kecamatan Talang Ubi.
Seluruh kegiatan tersebut diikuti secara antusias oleh para siswa dan siswi dari jenjang Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, hingga Sekolah Menengah Atas yang berasal dari seluruh satuan pendidikan di wilayah Kecamatan Talang Ubi.
Berbagai perlombaan yang disajikan menawarkan hadiah berupa gelar juara pertama hingga juara ketiga, beserta juara harapan sebagai bentuk apresiasi atas usaha, bakat, dan kemampuan yang ditunjukkan para peserta.
Lebih jauh, Triatno menyampaikan harapan besar bahwa penyelenggaraan festival ini dapat menjadi sarana nyata untuk mengasah dan meningkatkan daya cipta serta kreativitas para peserta didik.
“Melalui perayaan Hari Pendidikan Nasional ini, kami sangat berharap dapat mendorong peningkatan mutu serta kreativitas para siswa, sekaligus mempererat kerja sama yang telah terjalin. Hasil akhirnya nanti tentu akan tampak dari meningkatnya kualitas proses pendidikan, prestasi para peserta didik, serta terbangunnya sinergi yang semakin kokoh di antara seluruh pemangku kepentingan dunia pendidikan,” tegasnya.
Perhelatan ini bukan sekadar ajang perlombaan semata, melainkan wujud komitmen nyata dalam menjadikan momen peringatan Hari Pendidikan Nasional sebagai tonggak pembaruan.
Semangat yang terpancar dari setiap rangkaian kegiatan menjadi bukti kesungguhan seluruh pendidik dan peserta didik dalam melangkah menuju masa depan pendidikan yang lebih cemerlang, berkualitas, serta mampu melahirkan generasi penerus yang tangguh, berprestasi, dan berakhlak mulia bagi kemajuan daerah maupun bangsa secara keseluruhan. (*/Nandar)











