Peristiwa terjadi di Tikungan Tajam Jalan Lintas Sumatera, Desa Purwo Asri, Kecamatan Lempuing Jaya, ketika sebuah truk jenis Hino warna hijau dengan nomor polisi BG 8129 IG menabrak motor Yamaha Jupiter MX warna hitam merah dengan nomor polisi BG 3120 AAD dari arah berlawanan.
Pengemudi motor, Dedi Aspani bin Endang (35 tahun), warga LK 3 RT 3 Kelurahan Paku, Kecamatan Kayuagung, tewas di tempat kejadian.
Kondisi tubuh korban menunjukkan luka berat: tangan kanan putus, dada kiri memar, pinggang kiri mengalami lebam, serta betis dan jari kaki kedua sisi mengalami luka lecet.
Kendaraan roda dua yang dikendarainya juga mengalami kerusakan parah hingga bodi babak belur.
Sebelum kejadian, korban bersama tiga orang temannya melakukan perjalanan dari arah Lempuing menuju Kayuagung.
Saat memasuki tikungan tajam di lokasi peristiwa, truk yang diduga dikemudikan oleh seseorang dengan inisial Wagi menghantam motor korban hingga terlindas.
Setelah melihat korban tak bernyawa, teman-teman korban segera menghubungi keluarga dan kemudian mengejar kendaraan pelaku yang melarikan diri ke arah Lempuing.
Kendaraan truk berhasil diamankan di daerah Tutupan dan diserahkan ke Polsek Lempuing Jaya, namun pelaku berhasil kabur.
Teman-teman korban yang mengejar berhasil mendapatkan kartu identitas pelaku, yang diduga merupakan salah satu sopir atau karyawan Perusahaan Bintang S beralamat di Palembang.
Jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kayuagung sebelum diantar ke rumah duka di Kelurahan Paku. Pemakaman dilakukan di pemakaman keluarga yang berada di wilayah yang sama.
Kapolsek Lempuing Jaya, IPTU Al Hafiz, M.SH, membenarkan terjadinya peristiwa tersebut.
“Kejadian sudah ditangani oleh unit laka, barang bukti berupa kendaraan korban dan terduga pelaku telah diamankan dan pelaku dalam proses pengejaran,” ujarnya.
Kapolsek juga mengimbau agar terduga pelaku segera menyerahkan diri secara sukarela.
Melalui Aliaman, paman korban, pihak keluarga menyampaikan harapan serupa.
“Kita berdoa dan berharap agar sopir truk yang menyebabkan keponakan kami meninggal dapat menyerahkan diri secara baik-baik ke pihak kepolisian,” katanya dalam kesempatan pelepasan jenazah.
Aliaman juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang turut membantu dan melayat jenazah, termasuk lurah dan perangkat kelurahan, keluarga, serta jemaah yang menyempatkan diri untuk sholat jenazah di Masjid Ar Rohmah Kelurahan Paku.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf jika selama hidupnya korban ada hal yang kurang berkenan bagi siapapun, serta mengimbau agar pihak yang memiliki hubungan hutang piutang atau peminjaman barang dengan korban menghubungi orang tua korban secara langsung.
“Semoga apa yang telah dilakukan semua pihak mendapatkan tambahan pahala, semoga almarhum Husnul Khotimah, dilapangkan kuburnya dan diampuni segala dosa semasa hidupnya,” pungkasnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan berkendara, terutama di jalan dengan tikungan tajam yang membutuhkan konsentrasi dan kehati-hatian ekstra dari setiap pengemudi.
Pihak kepolisian akan terus melakukan upaya penuntasan kasus hingga pelaku ditemukan dan mendapatkan hukum yang sesuai. (*/HS)











