Komandan Kodim 0402/OKI-OI, Letkol Inf Gunawan Wibisono S.H., bersama Danrem 044/Gapo, Brigjen TNI Adri Koesdyanto, memimpin uji coba penanaman benih padi perdana menggunakan teknologi drone di Desa Pangkalan Lampam.
Langkah ini menandai era baru modernisasi pertanian di wilayah program cetak sawah tahun anggaran 2025.
Percepatan dan Efisiensi: Drone Mengubah Wajah Pertanian OKI
Inisiatif ini bertujuan untuk mempercepat proses penanaman, meningkatkan efisiensi, dan mendongkrak produktivitas pertanian secara signifikan.
Teknologi drone diharapkan mampu mengatasi tantangan di lapangan, terutama di area yang sulit dijangkau oleh alat pertanian konvensional.

“Penggunaan drone ini tidak hanya mempercepat proses tanam, tetapi juga mengurangi beban tenaga kerja dan meningkatkan presisi penebaran benih,” tegas Brigjen TNI Adri Koesdyanto dalam sambutannya.
Dukungan Penuh Pemerintah Pusat
Direktur Jenderal Kementerian Pertanian Lahan dan Irigasi Pertanian (LIP), Dr. Ir. Hermanto, M.P., turut hadir menyaksikan demonstrasi teknologi ini.
Kehadirannya menegaskan dukungan penuh pemerintah pusat dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan nasional melalui kolaborasi antara TNI, Kementerian Pertanian, dan pemerintah daerah.

“Kami siap bersinergi dengan semua pihak untuk memastikan program ini berjalan optimal dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Program cetak sawah TA 2025 di Kabupaten OKI diharapkan menjadi lumbung produksi padi utama dalam beberapa tahun mendatang.
Dengan memanfaatkan inovasi teknologi pertanian, produksi padi diharapkan meningkat pesat, memperkuat ketahanan pangan daerah dan nasional. (*/Red)










