Ogan Komering Ilir, Radar Keadilan – Program Cetak Sawah Rakyat sebagai salah satu program strategis nasional dalam mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat mendapatkan dukungan penuh dari Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir.
Hal ini terlihat dalam kunjungan kerja Inspektorat Jenderal I Kementerian Pertanian Republik Indonesia yang dilakukan di lokasi program Desa Pangkalan Lampam.
Kunjungan tersebut dipimpin oleh Andi Asmara beserta staf, didampingi oleh Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Adry Koesdyanto dan Kasdim 0402/OKI Mayor CKE Jauhari.
Kegiatan dilaksanakan untuk meninjau langsung kondisi lahan dan memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Program Cetak Sawah Rakyat dirancang untuk mengoptimalkan potensi lahan pertanian dan meningkatkan produktivitas hasil panen, khususnya bagi para petani di wilayah tersebut.
Pelaksanaan program ini menjadi bagian penting upaya nasional dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.
Kasdim 0402/OKI menyampaikan komitmen penuh dalam mendukung program pemerintah di bidang pertanian.
“Kodim 0402/OKI akan terus bersinergi dengan seluruh instansi terkait guna mendukung keberhasilan program Cetak Sawah Rakyat sebagai upaya meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani,” jelas Mayor Jauhari.
Sementara itu, kepala delegasi dari Itjen I Kementan mengapresiasi kontribusi TNI AD, khususnya jajaran Korem 044/Gapo dan Kodim 0402/OKI, dalam membantu dan mengawal program-program pertanian nasional di daerah.
“Sinergi lintas sektor diharapkan dapat terus terjalin dengan baik demi terwujudnya ketahanan pangan yang berkelanjutan,” ungkap Andi Asmara.
Dukungan sinergis antara institusi pemerintah dan TNI AD diharapkan dapat mempercepat pencapaian target program, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat petani.
Kegiatan kunjungan kerja berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar, menjadi bukti komitmen bersama dalam mengawal pembangunan pertanian nasional. (*/Yanto)














