
“Kegiatan penanaman jagung serentak ini tidak hanya menjadi simbol kebersamaan TNI–Polri, tetapi juga wujud nyata dukungan terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujarnya.
Pembibitan jagung dilakukan secara simbolis oleh Kapolri bersama para pejabat yang hadir, kemudian dilanjutkan dengan peninjauan langsung terhadap lokasi lahan pertanian yang akan dikelola.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan produksi jagung di wilayah Ogan Ilir, sehingga memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat serta memperkuat stabilitas pangan di daerah.
Sinergitas yang terjalin antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi landasan kuat dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.
Kegiatan penanaman jagung serentak ini menjadi bukti konkret bahwa kerja sama lintas elemen mampu menghasilkan dampak positif yang berarti, memperkuat fondasi ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat. (*/Rudi)












