
Para peserta memperebutkan total hadiah senilai Rp4,5 juta, lengkap dengan piala dan medali.
Lebih dari sekadar hadiah, kesempatan membawa nama daerah ke kancah yang lebih tinggi menjadi motivasi utama bagi setiap tim.
Kompetisi ini tidak hanya menguji keterampilan bermain gim, tetapi juga kemampuan berkomunikasi, mengelola emosi, dan membangun kekompakan tim.
Melalui kegiatan ini, Polres OKI berharap olahraga elektronik dapat menjadi wadah konstruktif dalam membina generasi muda agar tetap produktif di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.
Pendekatan ini dinilai efektif untuk mengarahkan energi dan minat kaum muda ke arah yang positif, sekaligus melahirkan atlet berprestasi yang menjunjung tinggi nilai tanggung jawab dan kebersamaan.
Dengan terselenggaranya ajang ini, Polres OKI terus berkomitmen menghadirkan program-program yang relevan dengan perkembangan zaman, agar kehadiran institusi kepolisian semakin dekat dan bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi penerus bangsa. (*/HS)














