Penghargaan tersebut menjadi pijakan strategis dan sumber semangat untuk mengoptimalkan potensi sektor pertanian di wilayah tersebut.

Ia menyampaikan rasa terkejut sekaligus kebanggaan atas pencapaian yang belum pernah diraih oleh daerah luar Jawa sebelumnya.
“Saya sungguh tidak menyangka dapat meraih peringkat pertama. Pencapaian ini menjadi tonggak kemajuan sektor pertanian Kabupaten Banyuasin, saya merasa sangat bangga dan penuh rasa syukur,” ucapnya.
Askolani juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen yang berkontribusi dalam pencapaian tersebut.
“Terima kasih kepada para petani, penyuluh pertanian, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), serta Dinas Pertanian yang telah bekerja sama dengan saya dan Wakil Bupati. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto yang telah memberikan dukungan besar bagi perkembangan sektor pertanian nasional dan khususnya di Kabupaten Banyuasin,” tambahnya.

Pencapaian ini diharapkan dapat menjadi dasar untuk mengangkat kualitas dan kuantitas produksi pertanian lebih lanjut, serta menjadikan Banyuasin sebagai contoh pembangunan pertanian bagi daerah lain di luar Jawa.
Seperti yang telah dicatat, penghargaan dan peringkat pertama nasional bukan hanya prestasi individu, melainkan bukti kerja sama kolaboratif seluruh komponen masyarakat dalam mewujudkan swasembada pangan.








