Spread the love
Post Views: 5,370
Ogan Komering Ilir, Radar Keadilan – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir saat ini tengah menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan anggaran daerah yang mengalami defisit akibat berbagai persoalan.
“Tentu Pak Gubernur sudah sangat mengenal Kabupaten OKI, tantangan dan kendalanya. Kami menghadapi kondisi keuangan daerah yang tidak baik. Defisit anggaran hingga 560 Miliar ditambah kebijakan efisiensi yang mengakibatkan tertundanya sejumlah pembangunan infrastruktur superprioritas,” Ujar Muchendi saat memaparkan usulan kegiatan bantuan keuangan bersifat khusus Provinsi Sumsel di Kantor Gubernur Sumsel, Rabu, (9/4/2025).

Selain infrastruktur fisik, infrastruktur sosial dan konektivitas juga menjadi atensi bupati Muchendi antara lain, bantuan internet bagi desa blankspot, listrik untuk wilayah perairan serta pengembangan kebudayaan.
Sementara Gubernur Sumsel, Herman Deru mengatakan Ogan Komering Ilir memang spesifik sehingga memerlukan perhatian yang berbeda.
Menanggapi paparan Bupati OKI, Gubernur Deru mengungkap semua disampaikan memang super prioritas.
“Semua yang diusulkan Pak Bupati superprioritas agar dicatat oleh tim verifikasi, namun infrastruktur bukan hanya jalan dan jembatan karena OKI ini luas saya pikir harus ditambah RS Pratamanya, Puskesmas harus rawat inap demikian juga jalur ekonomi, konektivitas digital serta jaringan Listrik,” terang dia.
Sumber : Diskominfo OKI














