Respons masyarakat terhadap kehadiran Kapolres di tengah hujan sangat positif; para pedagang mengaku merasa diperhatikan dan terbantu di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih pasca kebangkrutan perusahaan.
Rangkaian acara dimulai pukul 16.20 WIB dengan pembukaan resmi dan penyanyian lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Koordinator Lapangan sekaligus Ketua Solidaritas Eks Karyawan PT Sritex, Agus Wicaksono, menyampaikan arahan kepada seluruh peserta.
“Kita harus tetap menjaga semangat dan bersabar dalam menghadapi segala tantangan. Semoga hak-hak normatif yang seharusnya diterima oleh eks karyawan segera dapat diselesaikan dengan baik,” ucapnya.
Perwakilan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) bekas PT Sritex membacakan naskah refleksi yang menegaskan esensi perjuangan yang dilakukan.
“Perjuangan kami bukan hanya berkutat pada persoalan finansial, melainkan lebih kepada upaya untuk mempertahankan martabat dan menuntut keadilan yang layak,” tegas perwakilan tersebut.
Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh perwakilan eks karyawan dan berakhir tepat pukul 16.50 WIB.
Seluruh proses berjalan lancar tanpa kendala, membuktikan komitmen Polres Sukoharjo tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam menjalin kedekatan dengan masyarakat.
Kehadiran aparat kepolisian di tengah kondisi cuaca yang ekstrem menjadi bukti nyata dedikasi dalam melindungi hak warga untuk menyelenggarakan acara yang penuh makna. (*/Gun)














