Kegiatan strategis ini diselenggarakan bersamaan dengan rangkaian Panen Raya Serentak Pemasyarakatan, dengan dukungan penuh dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Provinsi Sumatera Selatan serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Banyuasin.
Kegiatan ini menjadi bukti konkrit implementasi program aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, sekaligus manifestasi kepedulian institusi pemasyarakatan terhadap kesejahteraan masyarakat.
Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin, Tetra Destorie, menegaskan bahwa langkah ini sejalan dengan arahan menteri yang mendorong pelaksanaan program-program pemasyarakatan yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
“Penyaluran bantuan sosial ini kami laksanakan bersamaan dengan Panen Raya Serentak sebagai simbol bahwa hasil pembinaan kemandirian di lapas juga diiringi dengan kepedulian sosial. Ini merupakan bentuk dukungan kami terhadap program aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia,” jelasnya.
Menurut Tetra Destorie, sinergi antara Lapas Kelas IIA Banyuasin, Kantor Wilayah Ditjenpas Sumatera Selatan, dan Forkopimda Kabupaten Banyuasin menjadi pilar penting dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Bantuan yang disalurkan diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga penerima manfaat sekaligus mempererat hubungan kerja sama antara institusi dan masyarakat.
Seperti yang telah ditunjukkan melalui kegiatan hari ini, institusi pemasyarakatan tidak hanya berperan dalam pembinaan warga binaan, tetapi juga sebagai agen pembangunan dan kesejahteraan sosial di wilayahnya. (*/Sangkut)









