Kediaman berdinding papan yang selama ini ditempati bersama istri dan anak-anak tidak lagi tenggelam dalam kegelapan saat malam tiba, setelah akses listrik resmi diaktifkan pada Desember 2025 melalui Program Light Up The Dream dari PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tugu Mulyo.
Kebahagiaan tersebut semakin menguat ketika kediaman sederhana itu mendapatkan kepastian akan pemugaran melalui Program Rumah Layak Huni yang dikelola Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) OKI.
Pemberitahuan resmi disampaikan pada Senin (2/3/2026) saat kunjungan langsung Bupati OKI Muchendi beserta Ketua TP PKK OKI Ike Muchendi ke lokasi kediaman.
Sebelum mendapatkan akses resmi, Waris terpaksa menggunakan aliran listrik dari tetangga untuk memenuhi kebutuhan penerangan sehari-hari.
“Alhamdulillah, terima kasih. Keluarga saya dibantu, mudah-mudahan berkah. Listrik ini menyala bersamaan dengan kelahiran anak kedua saya pada bulan Desember lalu,” ujar Waris dengan nada penuh rasa syukur.
Kini, dengan sambungan listrik resmi dari PLN, keluarga menikmati akses yang lebih aman dan mandiri.
Penerangan memadai mendukung semua aktivitas rumah tangga, sekaligus memberikan kenyamanan ekstra bagi anak-anak saat belajar di malam hari.
Program Light Up The Dream sendiri merupakan inisiatif yang diwujudkan berdasarkan aspirasi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Dewi Yustisiana, yang secara khusus menyasar masyarakat prasejahtera yang belum memiliki akses listrik mandiri.
Bupati Muchendi menegaskan, pemberian bantuan listrik gratis dan program rumah layak huni menjadi bukti nyata kolaborasi erat antara pemerintah daerah, PLN, Baznas, serta dukungan dari lembaga legislatif dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir menyampaikan terima kasih atas kolaborasi yang terjalin. Bantuan rumah layak huni dan sambungan listrik gratis bukan sekadar bantuan fisik, melainkan wujud nyata kehadiran negara dalam memastikan masyarakat mendapatkan kehidupan yang lebih baik dan lebih bermartabat,” paparnya.

Tanpa kedua unsur tersebut, upaya mendorong kemajuan di sektor pendidikan, kesehatan, dan produktivitas ekonomi keluarga akan menghadapi hambatan yang signifikan.
Sinergi lintas sektor tersebut diharapkan terus diperluas agar manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat prasejahtera di seluruh wilayah OKI.
“Kami siap mendukung dan memperkuat kolaborasi lintas sektor. Harapannya, semakin banyak warga yang terbantu, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat meningkat secara bertahap dan merata,” tandas Bupati Muchendi.
Perubahan yang dialami keluarga Waris menjadi bukti konkret bagaimana kerja sama antar lembaga mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan.
Seperti yang telah dirasakan, akses listrik dan perbaikan hunian tidak hanya mengubah kondisi fisik kediaman, tetapi juga membuka peluang baru bagi peningkatan kualitas hidup seluruh anggota keluarga. (*/HS)













