Ogan Komering Ilir, Radar Keadilan – Serangan pencurian dengan modus pecah kaca kendaraan mengganggu ketertiban di area parkir masjid saat pelaksanaan sholat Jumat (20/03/2026).
Pelaku memanfaatkan momen ibadah untuk mengambil barang berharga dari dalam kendaraan, dengan tindakan yang dilakukan secara cepat dan oportunistik.
Peristiwa terjadi ketika pemilik kendaraan sedang melaksanakan ibadah sholat Jumat di dalam Masjid Agung Solihin, Kayuagung.
Kaca samping kendaraan ditemukan retak parah setelah pemilik menyelesaikan ibadah, dengan sebuah tas berisi pakaian milik pemilik kendaraan hilang tanpa jejak.
Petugas kepolisian segera merespons laporan dengan mendatangi lokasi kejadian pada sore hari yang sama.
Tim penyelidikan melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan bukti fisik berupa pecahan kaca, serta mengumpulkan keterangan dari saksi yang ada di sekitar lokasi.
Petugas penyelidik bersama pihak terkait melakukan identifikasi terhadap pecahan kaca kendaraan yang ditemukan di area sekitar lokasi kejadian. Bukti fisik ini menjadi bagian penting dalam penyelidikan kasus pencurian dengan modus pecah kaca, yang diperkirakan dilakukan oleh pelaku oportunistik. Langkah ini bertujuan mempercepat proses pengungkap identitas pelaku dan memberikan keadilan bagi korban, sekaligus menjadi bagian dari upaya penegakan hukum dalam rangka Operasi Ketupat Musi 2026.| HS, radarkeadilan.com
#PenyelidikanKasus #BuktiFisikPencurian #ModusPecahKaca #OperasiKetupatMusi2026
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan kendaraan diparkir di luar jangkauan kamera pengawas internal masjid.
Untuk mempercepat identifikasi pelaku, pihak kepolisian melakukan koordinasi dengan lembaga keuangan sekitar lokasi kejadian untuk mengakses rekaman kamera pengawas yang mengarah ke area lokasi perkara.












