
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten OKI, M. Danni Oktaviano, menjelaskan bahwa kafilah tahun ini terdiri dari 55 peserta, 15 pendamping dan ofisial, serta 20 orang panitia.
Secara keseluruhan, Kabupaten OKI mengikuti seluruh cabang perlombaan yang dipertandingkan, meliputi Tilawah Al-Qur’an, Hifzh Al-Qur’an, Tafsir Al-Qur’an, Syarhil Qur’an, Fahmil Qur’an, Khat Al-Qur’an, Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an, dan Musabaqah Hadits Nabi.
“Peserta berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari siswa sekolah, anggota Polri, Aparatur Sipil Negara, hingga penyandang disabilitas netra. Hal ini membuktikan bahwa pembinaan Al-Qur’an di OKI terbuka dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat,” jelas Danni.
Persiapan matang telah ditempuh melalui pemusatan latihan dan pendampingan intensif yang melibatkan pelatih, pembina, akademisi, serta imam masjid.
Dukungan khusus juga diberikan untuk cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an guna memastikan seluruh peserta dapat tampil dengan kemampuan terbaiknya.
Dengan bekal ilmu, akhlak, dan persiapan yang matang, diharapkan seluruh anggota kafilah mampu memberikan penampilan membanggakan, mengharumkan nama Kabupaten OKI, serta membawa pulang tidak hanya prestasi, tetapi juga pengalaman dan semangat mengamalkan Al-Qur’an yang lebih baik lagi. (*/Heri)











