
Proses perbaikan tata kelola jaringan ini akan dilaksanakan secara bertahap dan terencana. Pada tahap awal, tim gabungan akan melakukan pengelompokan dan penyusunan kabel agar terlihat lebih rapi serta menghilangkan kesan semrawut.
Sebagai langkah jangka panjang, Pemerintah Daerah merencanakan penerapan sistem ducting atau pemindahan jaringan ke dalam tanah.
“Ke depan, kami mendorong penerapan sistem ducting dengan mempertimbangkan kesiapan teknis dan anggaran yang tersedia,” ungkapnya lebih lanjut.
Dukungan penuh juga disampaikan oleh pihak operator jaringan. Perwakilan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi, Imam, menyatakan bahwa seluruh anggota asosiasi siap mematuhi dan mengikuti arahan pemerintah daerah demi kelancaran program ini.
“Kami berkomitmen mendukung penataan kabel ini secara bertahap. Koordinasi dengan pemerintah daerah terus kami lakukan agar prosesnya berjalan lancar,” ujar Imam.
Ia pun menambahkan bahwa manfaat dari penataan ini tidak hanya dirasakan secara visual, namun juga berdampak langsung pada kualitas layanan.
Dengan sistem jaringan yang lebih tertata, risiko gangguan teknis dapat diminimalisir secara signifikan, serta memudahkan proses pemeliharaan dan perawatan di masa mendatang, sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih optimal dan berkelanjutan. (*/Heri)














