Polres OKI Gelar Tes Urine Massal, 769 Personel Diperiksa Mulai Dari Pejabat Utama

Polres OKI Gelar Tes Urine Massal, 769 Personel Diperiksa Mulai Dari Pejabat Utama

Ogan Komering Ilir, Radar Keadilan Komitmen nyata dalam memperkuat program pemberantasan narkoba dilakukan dengan melaksanakan pemeriksaan urine terhadap seluruh personel Kepolisian Resor Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), mulai dari pejabat utama hingga anggota di tingkat Polsek.

Foto bersama dalam pelaksanaan tes urine personel Polres Ogan Komering Ilir (OKI) pada 23 Februari 2026, yang melibatkan pejabat utama dan pihak terkait. Kegiatan ini menunjukkan kolaborasi dan komitmen bersama dalam membangun institusi kepolisian yang profesional, terpercaya, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.|HS, radarkeadilan.com

Kegiatan yang berlangsung pada Senin, 23 Februari 2026 menjadi tindak lanjut arahan dari Mabes Polri serta instruksi Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr Sandi Nugroho SIK., SH., M.Hum untuk memastikan seluruh jajaran kepolisian bebas dari penyalahgunaan narkotika.

Sebanyak 769 personel akan menjalani tes urine secara bertahap, dengan pelaksanaan diawali oleh Kapolres dan para pejabat utama sebagai bentuk keteladanan yang konkrit.

Langkah strategis ini tidak bersifat seremonial semata, melainkan manifestasi ketegasan dan konsistensi dalam menjaga integritas institusi kepolisian sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

“Arahan dari Mabes Polri maupun Kapolda Sumsel menjadi landasan bagi kami untuk menjalankan tes urine terhadap 769 personel secara bertahap, dimulai dari saya dan para pejabat utama sebagai bentuk komitmen yang tak tergoyahkan,” tegas Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto, SH., SIK., MH.

Momen pelaksanaan tes urine personel Polres Ogan Komering Ilir (OKI) tahun 2026, yang menunjukkan komitmen tegas institusi dalam memastikan seluruh aparat bebas dari penyalahgunaan narkotika. Kegiatan yang diawali oleh pejabat utama ini menjadi bukti nyata keteladanan dalam menjaga integritas dan profesionalisme kepolisian sebagai pelindung masyarakat.|HS, radarkeadilan.com

Kepala daerah kepolisian tersebut menegaskan bahwa pemeriksaan dilakukan kepada seluruh personel tanpa terkecuali, sebagai bentuk pengawasan internal yang wajib dilaksanakan secara menyeluruh dan berkelanjutan.

“Tidak ada ruang bagi penyalahgunaan narkoba di lingkungan Polres OKI,” tegasnya.

Hasil pemeriksaan urine terhadap pejabat utama yang telah diselesaikan menunjukkan seluruhnya dinyatakan negatif.

Hal ini menjadi bukti nyata komitmen bersama untuk menjaga marwah institusi dan memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan profesionalisme dan kebersihan yang tinggi.

Pemberantasan narkoba diwujudkan tidak hanya melalui upaya kepada masyarakat, tetapi juga dimulai dari penataan internal secara menyeluruh.

Sebagai bagian dari jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia, Polres OKI mendukung penuh kebijakan tegas pimpinan dalam membangun organisasi yang profesional, modern, dan terpercaya oleh publik.

Kegiatan pemeriksaan urine yang dilakukan secara berkala diharapkan berperan sebagai langkah preventif dan penguatan disiplin internal.

Proses pemeriksaan urine secara sistematis dan terstandarisasi dalam kegiatan tes urine personel Polres Ogan Komering Ilir (OKI) tahun 2026. Personel menjalankan prosedur dengan cermat dan teliti sebagai bentuk komitmen dalam menjaga integritas institusi kepolisian dan memastikan seluruh aparat bebas dari penyalahgunaan narkotika.|HS, radarkeadilan.com

Dengan demikian, Polres OKI terus menjaga eksistensinya sebagai institusi yang dipercaya dan dicintai masyarakat, sesuai dengan komitmen awal dalam memperjuangkan keamanan dan ketertiban daerah bebas dari pengaruh narkotika(*/HS)