Forum bergengsi yang diinisiasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) diikuti oleh ratusan kepala daerah se-Indonesia, termasuk jajaran pemerintah Kabupaten Banyuasin yang diwakili oleh Bupati Dr. H. Askolani, S.H., M.H dan Wakil Bupati Netta Indian, SP.
Acara yang menghadirkan sekitar 4.487 tamu undangan bertujuan menyelaraskan langkah seluruh komponen pemerintahan daerah dalam mendukung program prioritas nasional, sebagai landasan konkret menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045.


Dalam pemaparannya, Presiden tidak hanya menyampaikan arahan strategis terkait kebijakan pembangunan tahun 2026, tetapi juga menyajikan evaluasi komprehensif terhadap kinerja pemerintahan sepanjang tahun 2025.
Evaluasi ini dijalankan untuk memastikan seluruh motor penggerak pembangunan di tingkat daerah memiliki pemahaman yang konsisten terkait arah kebijakan pusat, khususnya dalam menghadapi tantangan ekonomi global dan nasional yang diantisipasi pada tahun ini.
“Arahan dari Presiden menjadi pijakan penting bagi kami untuk menyusun langkah kerja yang lebih terarah dan sinkron dengan program nasional,” ujar Bupati Askolani usai mengikuti acara.
Sementara itu, Wakil Bupati Netta Indian menambahkan, “Keselarasan antara pusat dan daerah menjadi kunci keberhasilan setiap langkah pembangunan, terutama dalam mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat.”

Forum strategis ini menegaskan komitmen bersama antara pemerintah pusat dan daerah untuk menggerakkan roda pembangunan secara sinergis.
Dengan pemahaman yang sama terhadap arahan strategis dan evaluasi kinerja yang telah dilakukan, seluruh komponen pemerintahan siap menjalankan tugasnya demi mewujudkan visi besar bangsa yang menjadi harapan seluruh rakyat Indonesia. (*/Sangkut)














