Ogan Komering Ilir, Radar Keadilan – Harapan warga Dusun VI RT 35/RW 12, Desa Ujung Tanjung, Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), akhirnya terwujud.
Akses terhadap kebutuhan dasar yang paling mendesak kini kembali terbuka lebar, setelah sumur bor yang sempat terbengkalai dan tidak berfungsi, berhasil direstorasi sepenuhnya oleh jajaran Polsek Tulung Selapan.

Langkah strategis ini digelar sebagai wujud bakti sosial dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.
Pada Selasa (2/6/2026), IPTU Jamal, S.H., M.H., selaku Kapolsek Tulung Selapan, memimpin langsung tim personel melakukan peninjauan akhir sekaligus memastikan fasilitas yang telah diperbaiki beroperasi secara maksimal.
Proses revitalisasi sumur bor berlangsung terjadwal, dimulai pada 20 Mei 2026 dan rampung seratus persen pada 29 Mei 2026.
Kini, sumber air bersih tersebut kembali berfungsi optimal dan siap memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan pasokan air.
Sumur bor ini dibangun dengan spesifikasi teknis yang andal, memiliki bangunan pelindung berukuran 1 meter x 1 meter, dengan kedalaman pengeboran mencapai 100 meter.
Keberadaannya dirancang tidak hanya untuk melayani warga di lokasi tersebut, namun juga diharapkan mampu menjadi penopang kebutuhan air bersih bagi lingkungan sekitar dalam jangka panjang.
IPTU Jamal menegaskan bahwa perbaikan fasilitas ini merupakan bukti nyata kepedulian institusi terhadap kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, kehadiran Polri tidak hanya terbatas pada penegakan hukum, tetapi juga menyentuh langsung pemenuhan kebutuhan pokok warga.
“Air bersih adalah hak dasar setiap warga negara dan kebutuhan yang tidak bisa ditawar. Melalui kegiatan bakti sosial ini dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80, kami berkomitmen menghadirkan solusi yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung dan nyata oleh masyarakat. Ini adalah bentuk pengabdian kami melampaui tugas pokok kepolisian,” ungkap IPTU Jamal.
Semangat pengabdian yang ditunjukkan jajaran Polsek Tulung Selapan sejalan dengan arahan Kapolres OKI, AKBP Eko Rubiyanto.
Ia menekankan bahwa peringatan Hari Bhayangkara harus dimaknai sebagai momen untuk semakin mempererat ikatan emosional antara institusi Polri dengan masyarakat luas.
Bagi AKBP Eko Rubiyanto, keberhasilan tugas kepolisian diukur dari seberapa besar kehadirannya membawa manfaat bagi kesejahteraan umum.
“Momentum peringatan Hari Bhayangkara bukan sekadar seremonial, melainkan kesempatan emas untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat. Kami menginginkan kehadiran Polri selalu terasa hadir melalui aksi-aksi yang bermanfaat, termasuk membantu menyediakan akses fasilitas dasar seperti air bersih. Kami berharap fasilitas yang telah diperbaiki ini dapat dipelihara dan dijaga bersama, agar manfaatnya terus terjaga dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang,” ujar AKBP Eko Rubiyanto.
Bagi warga Desa Ujung Tanjung, berfungsinya kembali sumur bor ini merupakan kabar yang sangat menggembirakan dan meringankan beban sehari-hari.
Kemudahan akses air bersih ini tidak hanya memudahkan urusan rumah tangga, tetapi juga menjadi pendorong utama kelancaran berbagai aktivitas ekonomi dan sosial warga setempat.
Kegiatan pemulihan sumur bor ini menjadi salah satu bukti konkret bahwa pengabdian Polri bersifat menyeluruh. Institusi ini terus bergerak tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga turut serta aktif dalam mengatasi tantangan sosial masyarakat.
Melalui langkah nyata ini, semangat Hari Bhayangkara ke-80 semakin mengukuhkan kepercayaan publik, mempererat persaudaraan, dan membangun sinergi kokoh menuju lingkungan hidup yang lebih sejahtera, aman, dan berkualitas. (*/HS)














