Sinergi OJK Sumsel dan Pemkab Banyuasin Dorong Ekonomi Pesisir Melalui Kolaborasi Keuangan-Pariwisata

Potensi Wisata Sembilang dan UMKM Olahan Udang Jadi Pilar Utama, Dilengkapi Program "Sehari Menjadi Nelayan"

Spread the love
Banyuasin, Radar Keadilan Pemerintah Kabupaten Banyuasin dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan menginisiasi kerja sama strategis untuk memperkuat perekonomian daerah dan meningkatkan inklusi keuangan, dengan fokus pada pengembangan sinergi antara sektor jasa keuangan dan pariwisata di wilayah pesisir Sungsang.
Para perwakilan Pemerintah Kabupaten Banyuasin dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan berfoto bersama usai pertemuan kerja sama di Guest House Bupati, Selasa (13/01/2026). Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak sepakat untuk memperkuat sinergi pengembangan ekonomi daerah dan inklusi keuangan melalui kolaborasi sektor keuangan dengan pariwisata di pesisir Sungsang, mengoptimalkan potensi Taman Wisata Sembilang dan UMKM olahan udang serta meluncurkan program ‘Sehari Menjadi Nelayan’.|Sangkut, radarkeadilan.com

Kunjungan resmi Kepala OJK Provinsi Sumatera Selatan Arifin Susanto, S.E., M.Sc beserta rombongan diterima Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, S.H., M.H di Guest House Bupati pada Selasa (13/01/2026).

Pertemuan tersebut membahas rancangan kolaborasi terpadu yang melibatkan industri perbankan, asuransi, dan jasa keuangan lainnya, yang akan diintegrasikan dengan potensi pariwisata daerah.
Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani menerima cinderamata dari Kepala OJK Provinsi Sumatera Selatan Arifin Susanto dalam pertemuan kerja sama untuk memperkuat sinergi pengembangan ekonomi daerah dan inklusi keuangan di wilayah pesisir Sungsang, Selasa (13/01/2026). Pertemuan ini juga membahas kolaborasi sektor keuangan dengan pariwisata, mengoptimalkan potensi Taman Wisata Sembilang dan UMKM olahan udang, serta program ‘Sehari Menjadi Nelayan’.|Sangkut, radarkeadilan.com

Wilayah pesisir Sungsang dipilih sebagai lokasi prioritas mengingat keberadaan Taman Wisata Sembilang yang menjadi daya tarik utama, serta potensi ekonomi kreatif yang kuat dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) produk olahan udang seperti pempek udang, terasi udang, dan kerupuk udang.

Untuk meningkatkan minat wisatawan dan mendekatkan mereka dengan kehidupan lokal, akan digelar kegiatan edukatif dan interaktif bernama “Sehari Menjadi Nelayan”.

“Kerjasama ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat pesisir terkait literasi keuangan, sehingga mereka mendapatkan perhatian serius dan akses pendanaan yang memadai untuk meningkatkan taraf kesejahteraan,” tegas Bupati Askolani.

Pihaknya menyambut hangat langkah kolaboratif ini, dengan keyakinan bahwa sinergi yang solid antara OJK dan Pemerintah Daerah akan mendorong pertumbuhan ekonomi pesisir yang lebih pesat dan peningkatan inklusi keuangan secara signifikan.

Langkah ini menjadi bukti komitmen bersama untuk mengoptimalkan potensi lokal dan memberdayakan masyarakat daerah(*/Sangkut)

Bagikan