Jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muaradua untuk menjalani pemeriksaan medis melalui Visum et Repertum (VER) guna mendapatkan konklusi ilmiah mengenai penyebab kematian.
Penyidik telah melakukan koordinasi dengan keluarga korban yang berada di luar daerah untuk penanganan administrasi dan proses selanjutnya.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa penanganan kasus ini dilakukan dengan penuh ketelitian dan sesuai standar prosedur kepolisian.
“Personel telah bergerak cepat untuk mengamankan lokasi, mengumpulkan bukti, dan mencatat keterangan dari saksi. Saat ini proses penyelidikan berlangsung dan kami menunggu hasil pemeriksaan medis untuk memastikan penyebab kematian secara pasti,” jelasnya.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan spekulasi yang tidak berdasar dan memberikan ruang yang cukup bagi proses penyelidikan.
“Apabila memiliki informasi yang relevan dengan peristiwa ini, silakan laporkan segera kepada kepolisian terdekat atau melalui layanan darurat 110 agar dapat membantu mempercepat penyelidikan,” tegasnya.
Saat ini situasi di lokasi kejadian telah kembali kondusif. Penyidik terus melakukan pendalaman setiap aspek kasus untuk mengungkap fakta yang sebenarnya.
Polda Sumatera Selatan menegaskan akan menangani peristiwa ini dengan profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas, sesuai dengan amanah untuk melindungi kepentingan masyarakat dan mencari kebenaran. (*/Yos)










