Sumatera Selatan Capai Sejarah Penurunan Kemiskinan 9,85%, Capai Angka 1 Digit Pertama Kali

Banyuasin Raih 8,48% Sedangkan Ekonomi Sumsel Tumbuh 5,35% Sebagai Pendukung Utama

Spread the love
Spread the love
         
 
  
                 
   
Palembang, Radar Keadilan Provinsi Sumatera Selatan mencatatkan prestasi bersejarah dalam upaya pengentasan kemiskinan, dengan capaian angka penurunan mencapai 9,85% atau memasuki tingkat 1 digit untuk pertama kalinya dalam sejarah.
Para peserta Rapat Koordinasi Sinergi Program Pengentasan Kemiskinan Se-Provinsi Sumsel berfoto bersama pada 5 Februari 2026 di Griya Agung, menyambut pencapaian sejarah penurunan kemiskinan Sumsel hingga 9,85%. Kabupaten Banyuasin meraih capaian 8,48% pada tahun 2025, dengan dukungan pertumbuhan ekonomi Sumsel sebesar 5,35% yang menjadi nomor 2 tertinggi di Indonesia, menunjukkan komitmen bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.|Sangkut, radarkeadilan.com

Capaian luar biasa ini diraih di bawah pimpinan Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru, SH., MH dan Wakil Gubernur H. Cik Ujang, dengan dukungan penuh dari seluruh Kepala Daerah, Bupati, dan Walikota se-Provinsi Sumatera Selatan.

Pencapaian ini mendapatkan apresiasi dan ucapan selamat dari Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, SH., MH. Beliau juga menyatakan kesiapan penuh untuk membantu Gubernur dan Wakil Gubernur dalam mempertahankan serta meningkatkan capaian yang telah diraih.

Hal tersebut disampaikan dalam kesempatan Rapat Koordinasi Sinergi Program Pengentasan Kemiskinan Se-Provinsi Sumsel yang berlangsung di Griya Agung pada 5 Februari 2026.

Kabupaten Banyuasin sendiri mencatatkan capaian penurunan kemiskinan yang lebih baik, yaitu mencapai 8,48% pada tahun 2025.

Angka ini menunjukkan komitmen dan kerja keras pemerintah daerah dalam mendukung program pengentasan kemiskinan yang digagas oleh pemerintah provinsi.

Gubernur Herman Deru menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam atas kontribusi besar Wakil Gubernur Cik Ujang dan seluruh Bupati serta Walikota se-Sumatera Selatan.

“Ini prestasi luar biasa bagi Sumsel sepanjang sejarah menurunkan kemiskinan. Inilah cita-cita saya dari awal menjadi Gubernur Sumsel. Terima kasih Bupati Walikota yang telah membantu saya dan Bapak Cik Ujang dalam melayani masyarakat Sumsel,” jelasnya.

Kinerja luar biasa dalam pengentasan kemiskinan ini juga didukung oleh pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan yang mencapai 5,35%, menjadikan provinsi ini berada pada peringkat nomor 2 tertinggi untuk pertumbuhan ekonomi di tingkat nasional.

Momen bersama setelah Rapat Koordinasi Sinergi Program Pengentasan Kemiskinan Se-Provinsi Sumsel pada 5 Februari 2026 di Griya Agung. Acara ini menyaksikan pencapaian sejarah Sumsel dengan penurunan kemiskinan hingga 9,85%, sementara Kabupaten Banyuasin meraih capaian lebih baik yaitu 8,48% pada tahun 2025, didukung oleh pertumbuhan ekonomi Sumsel sebesar 5,35% yang menjadi nomor 2 tertinggi di Indonesia.|Sangkut, radarkeadilan.com