
Kegiatan berlangsung pada malam Kamis, 5 Maret 2026, dengan rangkaian acara yang dirancang untuk mendorong refleksi dan penguatan komitmen personel.
Kegiatan diawali dengan pelaksanaan salat Isya dan Tarawih berjamaah, diikuti dengan pembacaan tilawah Al-Qur’an yang khidmat sebelum memasuki sesi inti peringatan.
Rangkaian acara tersebut dihadiri oleh para Pejabat Utama Polda Sumsel serta perwakilan perwira menengah, yang menunjukkan komitmen institusi terhadap pembinaan karakter dan spiritualitas personel.
“Nilai-nilai Al-Qur’an harus tercermin secara nyata dalam sikap dan perilaku kita sebagai aparat negara. Integritas menjadi fondasi utama dalam menjalankan tugas melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat dengan penuh tanggung jawab,” ujar Brigjen Pol Rony Samtana.

Ia mengajak seluruh personel menjadikan momentum turunnya Al-Qur’an sebagai kesempatan untuk melakukan refleksi diri, sekaligus memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas secara profesional, transparan, dan berintegritas tinggi.
Sesi ceramah agama dalam kegiatan tersebut disampaikan oleh Ustadz Dr. Romli Usman, M.Pd.I., yang menguraikan makna filosofis turunnya Al-Qur’an serta relevansinya dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam konteks pengabdian sebagai aparat negara yang bertanggung jawab kepada masyarakat.
Materi ceramah menyoroti pentingnya mengamalkan ajaran agama untuk membangun karakter yang kuat dan bertanggung jawab.
Kabid Humas Polda Sumsel Nandang Mu’min Wijaya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian integral dari program pembinaan moral dan karakter personel Polri di Sumatera Selatan.
“Polda Sumsel berkomitmen secara konsisten membangun personel yang tidak hanya profesional dalam bidang operasional, tetapi juga memiliki integritas moral yang kuat untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh lapisan masyarakat,” tegasnya.

Peringatan Nuzulul Qur’an ini menjadi bukti konkret bahwa upaya penguatan kapasitas personel tidak hanya fokus pada aspek teknis, tetapi juga pada pembinaan nilai-nilai dasar yang menjadi pondasi kejujuran dan integritas aparat, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik dan dipercaya. (*/Andrian)









