Kegiatan penyerahan berlangsung di Kantor BPK Perwakilan Sumatera Selatan, dengan kehadiran Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar, S.H., M.Si., M.I.Kom., serta Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ogan Ilir Edwin Cahya Putra, S.IP.
Laporan ini menyajikan evaluasi komprehensif terhadap program penuntasan TBC di wilayah tersebut, mengingat penyakit menular tersebut tetap menjadi prioritas nasional yang membutuhkan perhatian serius.
BPK merumuskan sejumlah rekomendasi strategis untuk memperbaiki kinerja program.
Rekomendasi tersebut mencakup peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di sektor kesehatan, serta penguatan sistem pengawasan dan evaluasi berkelanjutan pada dinas teknis yang menangani urusan kesehatan.
“Rekomendasi ini akan kami jadikan dasar evaluasi dan perbaikan untuk meningkatkan kinerja pemerintah daerah, khususnya dalam rangka mempercepat penuntasan penyakit Tuberculosis (TBC),” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir berkomitmen untuk menjaga dan meningkatkan sinergi kerja sama dengan BPK Perwakilan Sumatera Selatan.
Kolaborasi ini diharapkan dapat mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan pelayanan kesehatan masyarakat yang optimal, sehingga target penuntasan TBC dapat tercapai sesuai dengan tujuan nasional. (*/Rudi)










