Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, SH., MH, yang menyampaikan makna mendalam dari acara ruwahan sebagai sarana untuk mempererat silaturahmi, mempersiapkan diri secara baik, dan memohon maaf sesama sebelum menjalani ibadah puasa selama tiga puluh hari penuh agar hati kembali bersih dan suci.
“Untuk itu saya memohon maaf jika selama hampir satu tahun kebersamaan kita ada khilaf dan salah,” tegas Bupati Askolani dalam sambutannya.
Selain itu, Bupati juga mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan kesehatan dirinya beserta Wakil Bupati Banyuasin dan Ibu Netta, agar dapat menjalankan tugas kepemimpinan di Kabupaten Banyuasin sampai dengan akhir masa jabatan lima tahun ke depan.

Kegiatan Yasin bersama dan ruwahan ditutup dengan pemberian tausiah oleh Kyai Gus Gendeng.

Kegiatan ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam menyongsong Ramadhan dengan langkah nyata mempererat hubungan dengan masyarakat dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan serta kebaikan. (*/Sangkut)









