Insiden tabrakan antara sepeda motor dan minibus mengakibatkan satu orang meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP) dan satu korban lain mengalami luka berat yang membutuhkan perawatan medis darurat.
Peristiwa melibatkan sepeda motor Honda Beat warna hitam tanpa nomor polisi yang dikendarai Medi Diyansah (36 tahun, warga Kampung Umpu Kencana) dengan penumpang Andi Saputra (35 tahun, warga Kampung Gunung Sangkaran).
Kendaraan kedua adalah minibus Toyota Calya warna hitam bernomor polisi B 2439 TVH yang dikemudikan Yosarman (warga Baturaja Timur) dengan rekannya R.M. Nazamudin (dikenal sebagai Wahyu).
Kasat Lantas Polres Way Kanan, AKP Sulkhan, mengkonfirmasi penanganan segera yang dilakukan pihaknya setelah menerima laporan dari masyarakat.
āKami mendapatkan pemberitahuan pada saat kejadian berlangsung dan langsung mengerahkan personel Satlantas untuk mengevakuasi korban serta melakukan olah TKP,ā ucap AKP Sulkhan.
Kecelakaan dimulai ketika sepeda motor melaju dari arah Blambangan Umpu menuju Way Tuba dengan kecepatan tinggi.
Pada saat bersamaan, minibus yang melaju dari arah berlawanan tidak dapat menghindari benturan karena jarak sudah terlalu dekat.
Akibat benturan keras, pengendara sepeda motor mengalami luka serius pada bagian kepala dan wafat di lokasi. Sementara penumpangnya menderita patah tulang pada kaki kanan dan segera dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Pengemudi minibus dan rekannya tidak mengalami cedera apapun.
Setelah kejadian, pengemudi minibus langsung melapor ke Polsek Blambangan Umpu sesuai arahan rekannya.
āSetelah merasakan benturan, kami langsung menuju kantor polisi karena lokasi tidak jauh dari tempat kejadian,ā jelas Yosarman saat memberikan keterangan di ruang Satlantas Polres Way Kanan.

Wahyu menambahkan, āSaya sedang tertidur dan terbangun karena benturan keras. Setelah mengetahui ada korban yang tertabrak, kami segera mengambil langkah untuk melapor.ā
Petugas kepolisian melakukan olah TKP secara menyeluruh dan menyimpan seluruh barang bukti di Satlantas Polres Way Kanan untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.
Kecelakaan juga menimbulkan kerusakan materiil yang ditaksir mencapai Rp2 juta.
AKP Sulkhan mengimbau seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam kondisi cuaca ekstrem.
āKami tekankan kepada masyarakat untuk selalu mengatur kecepatan dan memperhatikan kondisi jalan agar tidak terjadi kejadian serupa di masa mendatang,ā tegasnya.
Seperti yang telah terlihat dari insiden ini, kondisi jalan licin akibat hujan menjadi ancaman serius bagi keselamatan berkendara.











