HUT ke-80 RI: Pemkab OKI Gelar Gerakan Pangan Murah, 2 Ton Beras Ludes dalam Sejam!

Antisipasi Kenaikan Harga, Pemerintah Daerah Gelar Pasar Murah Serentak di 7.285 Kecamatan Se-Indonesia

EKONOMI, OKI2165 Dilihat
Spread the love
Ogan Komering Ilir, Radar Keadilan – Merespon potensi kenaikan harga beras yang menghantui masyarakat, Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mengambil langkah cepat dengan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak pada Sabtu (30/8/2025).

Aksi ini menjadi bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia.

Dipusatkan di Taman Segitiga Emas Kayuagung, kegiatan ini merupakan aksi nasional yang serentak digelar di 7.285 kecamatan di seluruh Indonesia.

Antusiasme masyarakat sangat tinggi, terbukti dengan 2 ton beras yang ludes terjual hanya dalam waktu satu jam.

Sekda OKI Ir. H. Asmar Wijaya, M.Si., memberikan secara simbolis bantuan beras dalam Gerakan Pangan Murah, sebagai wujud komitmen Pemkab OKI untuk meringankan beban masyarakat!/radarkeadilan.com
#OKI #SekdaOKI #PanganMurah

Sekretaris Daerah OKI, Asmar Wijaya, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok, khususnya beras.

“Kebutuhan beras adalah prioritas utama. Kenaikan harga beras bisa berdampak besar pada kemampuan masyarakat memenuhi kebutuhan dasar. Pasar murah ini adalah solusi efektif,” ujarnya, mewakili Bupati OKI Muchendi.

Gerakan Pangan Murah di OKI terus berjalan sukses! Dukungan dari berbagai pihak, termasuk para pejabat Pemkab OKI, memastikan program ini tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat./radarkeadilan.com
#OKI #PanganTerjangkau #IndonesiaMaju

Asmar menambahkan, inisiatif ini bertujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau di tengah fluktuasi harga pangan.

“Mudah-mudahan ini bermanfaat. Ini adalah komitmen pemerintah daerah untuk membantu,” katanya.

Sinergi Polri dan Pemerintah Daerah dalam Gerakan Pangan Murah di OKI! Keterlibatan aktif Polri memastikan program ini berjalan lancar dan tepat sasaran./radarkeadilan.com
#Polri #PemkabOKI #PanganMurah

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten OKI, Irawan, menjelaskan bahwa 2 ton beras SPHP Bulog ukuran 5 kilogram, dijual dengan harga Rp 60 ribu, habis terjual dalam waktu singkat.

“Pembelian dibatasi 10 kg per orang,” jelasnya.

Gerakan Pangan Murah di Kayuagung! 2 ton beras ludes terjual dalam waktu singkat. Pemkab OKI terus berupaya menjaga stabilitas harga pangan./radarkeadilan.com
#OKI #PanganTerjangkau
Irawan mengakui, meskipun HET beras SPHP ditetapkan Rp12.500 per kilogram, masyarakat masih kesulitan memperolehnya.

“Pasar murah menjadi terobosan agar beras subsidi benar-benar hadir di tingkat konsumen,” tegasnya.

Sebelumnya, TNI dan Polri juga turut membantu percepatan distribusi beras SPHP hingga ke level bawah.

Gerakan Pangan Murah di OKI sukses digelar! Sinergi antara Pemerintah Daerah, Bulog, dan berbagai pihak menghasilkan ketersediaan pangan yang terjangkau bagi masyarakat./radarkeadilan.com
#OKI #PanganMurah #Sukses

“Dengan kolaborasi lintas sektor, diharapkan ketersediaan pangan pokok dapat lebih merata,” tutup Irawan.

Dengan semangat gotong royong dan komitmen untuk menyejahterakan masyarakat, Pemkab OKI terus berupaya menghadirkan solusi nyata dalam menjaga stabilitas harga pangan, demi mewujudkan Indonesia yang berdaulat dan makmur di usia ke-80 tahun kemerdekaan. (*/Red)

banner"3000x250"title"3000x250" banner"3000x250"title"3000x250"
Bagikan