Irjen Pol Andi Rian Pamit ke Pemprov Sumsel, Serah Terima Jabatan Digelar di Jakarta

Kapolda yang Raih Penghargaan Durga Sakarti Akui Sumsel Sebagai Tanah Air Kedua

Spread the love
Palembang, Radar Keadilan Pergantian jabatan sebagai bagian tak terpisahkan dari dinamika pengabdian publik menemukan bab baru di Sumatera Selatan, setelah Irjen Pol Andi Rian R. Djajadi, S.I.K., M.H., menyampaikan pesan pamitan kepada jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

Langkah ini mengikuti penerbitan surat telegram mutasi dari Kepolisian Republik Indonesia, dengan rencana pelaksanaan serah terima jabatan yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada Jumat mendatang.

Pamitan resmi disampaikan dalam silaturahmi yang penuh kehangatan pada Rabu (28/01/2026) di Kantor Gubernur Sumatera Selatan, Jalan Kapten A. Rivai, bersama Gubernur Herman Deru, Wakil Gubernur Cik Ujang, dan Sekretaris Daerah Edward Chandra.

Dalam kesempatan tersebut, Irjen Pol Andi Rian menyampaikan rasa syukur mendalam atas kesempatan mengemban amanah sebagai Kapolda Sumatera Selatan selama kurang lebih satu tahun empat bulan.

Ia menegaskan, keamanan dan ketertiban masyarakat hanya dapat terwujud melalui sinergi komprehensif antara berbagai pihak.

“Alhamdulillah, Allah Subhanahu Wata’ala telah memudahkan ikhtiar bersama kita. Situasi ketertiban dan keamanan masyarakat di Sumatera Selatan dapat terjaga dengan optimal berkat kolaborasi erat antara pemerintah, aparatur negara, dan seluruh lapisan masyarakat. Seperti yang diajarkan dalam ajaran agama, tangan Allah bersama orang-orang yang menjaga persatuan,” ucapnya.

Ia juga mengajukan permohonan maaf yang tulus jika selama masa pengabdiannya masih terdapat kekurangan atau kekhilafan.

Menurutnya, setiap amanah merupakan bentuk ujian, dan kesempurnaan hanya milik Sang Pencipta.

“Jika dalam menjalankan tugas terdapat hal yang kurang sesuai harapan, saya dengan tulus memohon maaf. Amanah ini saya jalankan dengan niat ibadah, semoga segala upaya yang kita lakukan bersama bernilai kebaikan di sisi Allah SWT,” jelasnya.

Bagi Irjen Pol Andi Rian, Sumatera Selatan bukan sekadar wilayah tugas administratif, melainkan telah menjadi bagian penting dalam perjalanan hidupnya.

Ia menyatakan, kebersamaan yang terjalin selama ini merupakan bentuk ukhuwah yang melampaui batasan kelembagaan.

“Sumatera Selatan telah menjadi tanah air kedua bagi saya. Di sini saya mempelajari bahwa menjaga keamanan tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum, tetapi juga menyentuh aspek perawatan hati, penghormatan terhadap perbedaan, serta penegakan keadilan dengan penuh kebijaksanaan,” tandasnya.

Ia mengajak seluruh masyarakat Sumatera Selatan untuk terus menjaga suasana damai dan kondusif dengan mengedepankan musyawarah serta nilai-nilai kebajikan.

Stabilitas daerah, menurutnya, akan semakin kokoh jika dibangun di atas dasar kesadaran moral dan semangat saling menjaga.

“Agama mengajarkan kita untuk menyelesaikan setiap persoalan dengan hikmah dan musyawarah mufakat. Selama prinsip ini tetap dijunjung tinggi, insya Allah Sumatera Selatan akan terus menjadi wilayah yang aman, tenteram, dan makmur,” pesannya.

Selama memimpin Polda Sumatera Selatan, Irjen Pol Andi Rian mencatatkan sejumlah capaian strategis, khususnya dalam menjaga stabilitas daerah pada berbagai agenda nasional dan daerah.

Kontribusinya tersebut diakui secara nasional melalui penghargaan Durga Sakarti yang diberikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia – tanda kehormatan tertinggi dari Polri untuk keberanian, pengorbanan, dan jasa luar biasa dalam pelaksanaan tugas berisiko tinggi.

Pada 1 Juli 2025, hanya dua Kapolda di Indonesia yang berhak menerima penghargaan tersebut, yakni dari Sumatera Selatan dan Aceh.

Ia juga mengucapkan apresiasi mendalam kepada seluruh insan pers yang telah menjadi mitra strategis Polri.

Menurutnya, pers memiliki peran krusial sebagai penyejuk suasana publik dan penyampai informasi yang mencerahkan.

“Pers merupakan bagian integral dari upaya mencerdaskan dan menenangkan kehidupan berbangsa. Penyampaian informasi yang jujur, akurat, dan berimbang adalah bentuk praktik amar makruf dalam masyarakat modern,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menyampaikan apresiasi tinggi atas kontribusi dan pengabdian Irjen Pol Andi Rian selama memimpin Polda Sumatera Selatan.

Ia menilai, kepemimpinan yang diterapkan menggunakan pendekatan yang meneduhkan dan berorientasi pada kebersamaan.

“Kita membangun Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dengan semangat persaudaraan yang mendalam. Semua capaian yang kita raih bersama merupakan hasil dari niat baik yang tulus dan kerja kolektif seluruh komponen masyarakat,” jelas Gubernur Herman Deru.

Ia menyoroti keberhasilan pengamanan Pilkada Serentak di 17 kabupaten dan kota di Sumatera Selatan yang berlangsung dengan aman dan damaisebagai bukti konkret kepemimpinan yang mengedepankan keteladanan.

“Ini adalah prestasi bersama yang patut kita syukuri dan jadikan sebagai dasar untuk kemajuan selanjutnya,” tegasnya.

Gubernur Herman Deru menyampaikan harapan agar proses mutasi ini menjadi momentum untuk peningkatan karier dan ruang pengabdian Irjen Pol Andi Rian di tingkat yang lebih tinggi.

Ia juga berharap, Kapolda Sumatera Selatan yang akan menjabat selanjutnya dapat melanjutkan pola kepemimpinan yang komunikatif dan berlandaskan nilai harmoni sosial.

“Semoga nilai-nilai amanah, kebersamaan, dan keteladanan yang telah ditanamkan selama ini dapat terus dirawat dan dikembangkan demi terwujudnya kemaslahatan bagi seluruh rakyat Sumatera Selatan,” pungkasnya. (*/Andrian)

Bagikan