Instalasi tersebut akan memanfaatkan intake dari fasilitas PT OKI Pulp & Paper Mills, dengan target mencapai 7.200 sambungan rumah yang akan dikoordinasikan oleh pemerintah provinsi dan kabupaten.
Vice Director PT OKI Pulp & Paper Mills Gadang Harto Hartawan menjelaskan proyek jalan rabat beton tersebut dirancang dengan spesifikasi tinggi – meliputi pengecoran setebal 21 sentimeter dengan lebar jalan 8 meter.
Konstruksi menggunakan wire mesh dan dilengkapi dengan penataan Ruang Milik Jalan (RMJ) untuk mencegah penyempitan badan jalan akibat pertumbuhan permukiman dan aktivitas usaha di sekitar Pasar Jeti Sungai Baung.
“Pembangunan jalan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung konektivitas dan aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional kami,” jelas Gadang.
Proyek ini dimulai pada Oktober 2025 dengan durasi pengerjaan sekitar dua bulan.
Jalan yang sebelumnya dalam kondisi rusak dan sulit dilalui kini diharapkan memperlancar arus transportasi dan perdagangan, sekaligus memperkuat konektivitas sosial dan ekonomi antara Kecamatan Bukit Batu dan Air Sugihan sebagai jalur distribusi penting menuju kawasan industri dan permukiman warga.
Dengan berbagai upaya kolaboratif ini, pembangunan infrastruktur di OKI terus menunjukkan kemajuan yang signifikan – membuktikan bahwa sinergi antara pemerintah dan sektor swasta dapat menjadi solusi efektif untuk mengatasi tantangan pembangunan di wilayah dengan luas yang besar. (*/HS)









