Keberagaman Budaya Indonesia Semarakkan Peringatan Sumpah Pemuda di OKI: Semangat Persatuan dalam Aksi Nyata

Pemuda OKI Tunjukkan Semangat Patriotik dan Kolaborasi dalam Peringatan Sumpah Pemuda

Berita, BUDAYA, Nasional, OKI2506 Dilihat

Ogan Komering Ilir, Radar Keadilan Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Ogan Komering Ilir (OKI) pada Senin, 28 Oktober 2025, menjadi momentum yang sarat akan makna persatuan dan keberagaman.

Puluhan pemuda dari berbagai suku di Indonesia, dengan bangga mengenakan pakaian adat masing-masing, berkumpul di halaman kantor Bupati OKI untuk mengikuti upacara peringatan Sumpah Pemuda.

banner"300x300"title"300x300" banner"300x300"title"300x300"

Kehadiran mereka bukan hanya sekadar simbol, tetapi juga representasi semangat Bhinneka Tunggal Ika yang terus hidup dalam jiwa generasi muda.

Puluhan pemuda-pemudi dari berbagai suku di Indonesia dengan bangga mengenakan pakaian adat masing-masing saat mengikuti upacara peringatan Sumpah Pemuda di halaman kantor Bupati OKI, Senin, 28 Oktober 2025. Semangat persatuan dalam keberagaman!/radarkeadilan.com

Warna-warni pakaian adat dari Papua, Makassar, Lampung, Bali, Jawa, Kalimantan, Palembang, Medan, dan berbagai daerah lainnya, menciptakan pemandangan yang memukau dan membangkitkan rasa bangga akan kekayaan budaya Indonesia.

Upacara ini menjadi lebih istimewa dengan kehadiran Wakil Bupati OKI, Supriyanto, yang bertindak sebagai pembina upacara.

Dalam amanatnya, Supriyanto menyampaikan pesan dari Menteri Pemuda dan Olahraga, menekankan bahwa tantangan zaman boleh berubah, tetapi semangat juang pemuda harus tetap menyala.

Wakil Bupati OKI, Supriyanto, SH, memimpin upacara peringatan Sumpah Pemuda yang diikuti oleh puluhan pemuda-pemudi dari berbagai suku di Indonesia di halaman kantor Bupati OKI, Senin, 28 Oktober 2025. Semangat persatuan dan kesatuan bangsa terus digelorakan./radarkeadilan.com

“Kita tidak lagi mengangkat bambu runcing, tetapi mengangkat ilmu, kerja keras, dan kejujuran. Namun semangatnya tetap sama: Indonesia harus berdiri tegak. Indonesia tidak boleh kalah,” ujarnya dengan penuh semangat.

Wakil Bupati juga menambahkan bahwa generasi muda Indonesia dituntut untuk memiliki semangat patriotik, gigih, dan empati terhadap sesama.