Kejadian berlangsung di kawasan Desa Kaliberau, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, dengan dampak kemacetan panjang dan penutupan sementara jalur utama perhubungan antar provinsi.
Kendaraan yang terlibat adalah mobil tangki berwarna putih biru dengan plat nomor BD 8616 EU, yang secara tiba-tiba menabrak bagian belakang truk kontainer berplat nomor B 9659 BEV.
Benturan keras yang terjadi memicu percikan api, yang kemudian menyebar cepat dan membakar seluruh badan mobil tangki.
“Mobil tangki langsung menyambar bagian belakang truk kontainer. Tak butuh waktu lama, kobaran api muncul dan cepat membesar,” ujar seorang warga yang menyaksikan kejadian secara langsung.
Kejadian tersebut membuat sejumlah kendaraan lain berhenti secara mendadak, sehingga memicu kemacetan yang meluas di sepanjang ruas jalan tersebut.
Banyak pengendara secara sukarela menghentikan kendaraan mereka untuk memberikan akses luaskan bagi tim penanganan dan menghindari risiko tambahan akibat kebakaran.
Sampai berita ini diterbitkan, pihak Kepolisian Resor Musi Banyuasin belum merilis keterangan resmi terkait penyebab pasti terjadinya kecelakaan maupun data mengenai potensi korban jiwa atau materi yang ditimbulkan.
Aparat kepolisian terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap kronologi lengkap serta faktor-faktor yang menjadi pemicu insiden tersebut.
Pengemudi kendaraan berat yang melintas di jalur lintas provinsi diimbau untuk senantiasa menjaga jarak aman antar kendaraan, mengendalikan kecepatan sesuai kondisi jalan, serta memastikan seluruh komponen kendaraan dalam kondisi prima sebelum melakukan perjalanan – langkah krusial untuk mencegah terjadinya kecelakaan dengan risiko kebakaran atau ledakan yang berpotensi membahayakan banyak pihak.
Seperti yang terjadi di Jalintim Palembang-Jambi, kesalahan kecil dalam pengoperasian kendaraan bisa menimbulkan dampak besar bagi keselamatan umum dan kelancaran lalu lintas perhubungan antar provinsi. (*/Desi)












