Palembang, Radar Keadilan – Derap langkah serempak serta gerakan yang mencerminkan kedisiplinan tinggi dari kelompok Polisi Cilik binaan Kepolisian Resor Ogan Komering Ilir menjadi salah satu atraksi utama yang menarik perhatian ribuan warga pada peresmian program Hari Bebas Kendaraan Bermotor di kawasan ikonik Jembatan Ampera, Minggu (14 Juni 2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari tersebut dihadiri oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan Brigjen Polisi Rony Samtana, S.I.K., MTCP, beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah tingkat provinsi maupun kota.
Kehadiran para pemimpin daerah turut memberikan dukungan nyata terhadap langkah pengembangan ruang publik dan pembentukan karakter generasi muda.
Di tengah kemeriahan acara, kelompok Polisi Cilik Polres OKI tampil menawan dengan seragam khas dan gerakan yang terlatih sempurna.
Rangkaian baris-berbaris yang ditampilkan sarat dengan nilai kedisiplinan, kekompakan, serta tanggung jawab, sehingga disambut dengan tepuk tangan dan apresiasi luas dari masyarakat maupun pejabat yang hadir.
Partisipasi aktif dalam kegiatan berskala provinsi ini menjadi bukti nyata komitmen Kepolisian Republik Indonesia dalam menanamkan nilai positif sejak usia dini.
Melalui program Polisi Cilik, peserta dibekali pemahaman tentang kepatuhan terhadap aturan, semangat kebersamaan, serta etika kehidupan bermasyarakat sebagai bekal masa depan.
Penyelenggaraan kegiatan ini turut didampingi oleh Kepala Sub Direktorat Keselamatan Lalu Lintas Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Selatan AKBP Farida, Wakapolres OKI Kompolisi Hamsal, serta Kepala Satuan Lalu Lintas Polres OKI AKP Panji Wijaya.
Kepala Kepolisian Resor OKI AKBP Eko Rubiyanto, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi dan kerja keras seluruh peserta yang telah menampilkan kemampuan terbaiknya di hadapan publik dan tamu undangan.
“Penampilan yang disajikan hari ini merupakan hasil pembinaan yang terencana, berkelanjutan, dan mendalam. Para peserta tidak sekadar berlatih baris-berbaris, melainkan juga menyerap nilai disiplin, tanggung jawab, kerja sama tim, serta kepercayaan diri yang kokoh. Hal ini menjadi pondasi penting pembentukan karakter generasi penerus bangsa,” tegas AKBP Eko Rubiyanto.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keterlibatan dalam kegiatan terbuka berskala besar merupakan pengalaman berharga yang dapat memicu semangat berprestasi sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap diri sendiri dan lingkungan.
“Kami berharap momen ini menjadi penyemangat agar mereka terus berprestasi, menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, serta mampu menjadi teladan positif di lingkungan sekolah maupun lingkungan tempat tinggal,” tambahnya.
Peresmian Hari Bebas Kendaraan Bermotor bukan sekadar wadah olahraga dan interaksi sosial, melainkan pula sarana edukasi yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat dalam suasana sehat, aman, dan produktif.
Kehadiran Polisi Cilik Polres OKI semakin menegaskan bahwa pembinaan karakter sejak dini merupakan investasi strategis demi terwujudnya masa depan bangsa yang lebih teratur, berbudaya, dan berkelanjutan – selaras dengan semangat awal penyelenggaraan kegiatan tersebut. (*/HS)














