Peringatan Hari Kartini 2026 OKI: Wujudkan Pembangunan Inklusif Perempuan Berdaya dan Anak Terlindungi

Peringatan Hari Kartini 2026 OKI: Wujudkan Pembangunan Inklusif Perempuan Berdaya dan Anak Terlindungi

Berita, OKI, PEMERINTAHAN2475 Dilihat
Ogan Komering Ilir, Radar Keadilan Semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini kembali digelorakan dalam upacara peringatan Hari Kartini Tahun 2026 di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).
Upacara peringatan Hari Kartini 2026 berlangsung di halaman Kantor Bupati Ogan Komering Ilir, Selasa (21/4), yang diikuti oleh seluruh jajaran pemerintahan dan masyarakat dengan penuh kesatuan. | Heri Yanto, radarkeadilan.com

Acara yang digelar di halaman Kantor Bupati OKI, Selasa (21/4/2026), ini menjadi momentum penting untuk menegaskan komitmen daerah mewujudkan pembangunan yang berkeadilan, berorientasi pada pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Wakil Bupati OKI, Supriyanto, dalam amanatnya menekankan bahwa peringatan hari besar nasional ini tidak boleh sekadar menjadi seremoni tahunan belaka.

Momentum ini harus dijadikan landasan aksi nyata untuk memperluas ruang gerak, keamanan, serta kesempatan yang sama bagi kaum perempuan, sekaligus memperkokoh sistem perlindungan terhadap anak.

“Hari Kartini harus kita maknai sebagai dorongan nyata untuk mempercepat terwujudnya kesetaraan gender. Perempuan masa kini dituntut untuk mandiri, berdaya, dan memiliki hak akses yang setara dalam memperoleh pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang kepemimpinan,” tegas Supriyanto.

Lebih lanjut dijelaskan, pembangunan yang berkeadilan tidak cukup hanya dengan membuka peluang semata.

Negara dan pemerintah daerah harus memastikan bahwa perempuan memiliki suara dan kendali penuh atas pilihan hidupnya, baik di lingkungan domestik maupun ruang publik.

“Pembangunan yang adil bukan sekadar memberikan akses, tetapi lebih dari itu memastikan perempuan memiliki kemandirian dan kendali penuh atas masa depannya,” ujarnya.

Upacara peringatan Hari Kartini 2026 yang digelar di halaman Kantor Bupati Ogan Komering Ilir, Selasa (21/4), dihadiri oleh ribuan ASN dan tokoh masyarakat dengan penuh semangat kebangsaan. | Heri Yanto, radarkeadilan.com
Supriyanto menambahkan, penguatan peran strategis perempuan berjalan beriringan dengan upaya maksimal melindungi anak sebagai generasi penerus bangsa.

Kedua aspek ini menjadi pilar vital dalam strategi pengembangan sumber daya manusia menuju visi Indonesia Emas 2045.

Di sektor pendidikan, Pemerintah Kabupaten OKI menargetkan nol persen angka putus sekolah bagi anak perempuan.

Sementara di bidang kesehatan, pemkab terus mendorong penyediaan layanan yang inklusif, ramah perempuan, dan berpihak pada kepentingan anak.

“Kita harus menjamin tidak ada lagi anak perempuan yang tertinggal dalam akses pendidikan, serta memastikan setiap perempuan mendapatkan layanan kesehatan yang layak dan berkualitas,” tambahnya.

Untuk merealisasikan visi besar tersebut, diperlukan sinergi dan kolaborasi yang kuat antar berbagai sektor.

Pemerintah daerah secara aktif mendorong partisipasi dunia usaha dan masyarakat luas melalui berbagai inisiatif kreatif, salah satunya program “Kartini Challenge 2026”, yang bertujuan menumbuhkan jiwa kreativitas dan meningkatkan partisipasi aktif perempuan.

Menutup sambutannya, Supriyanto mengajak seluruh perempuan di daerah tersebut untuk terus mengembangkan potensi diri dan berani mengambil peran strategis di berbagai bidang, tanpa melupakan tanggung jawab menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi tumbuh kembang anak.

Wakil Bupati Ogan Komering Ilir, Supriyanto, saat menyampaikan amanat pada upacara peringatan Hari Kartini 2026 di halaman Kantor Bupati OKI, Selasa (21/4). Ia menekankan pentingnya pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak sebagai pondasi pembangunan daerah yang inklusif dan berkeadilan. | Heri Yanto, radarkeadilan.com

“Kartini masa kini adalah sosok perempuan yang cerdas, tangguh, mandiri, dan berani menyuarakan gagasan, serta memiliki kepedulian tinggi untuk memastikan anak-anak tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, dan bermartabat,” pungkasnya. (*/Heri)