Polda Sumsel Luncurkan Operasi Ketupat Musi 2026, Ribuan Personel Gabungan Amankan 111 Destinasi Wisata Lebaran

Polda Sumsel Luncurkan Operasi Ketupat Musi 2026, Ribuan Personel Gabungan Amankan 111 Destinasi Wisata Lebaran

Spread the love
         
 
  
                 
   
Palembang, Radar Keadilan Selama libur Lebaran 1447 H, Polda Sumatera Selatan aktif melindungi masyarakat dengan meluncurkan Operasi Ketupat Musi 2026, yang menggerakkan total 378 personel Polri diperkuat oleh unsur TNI, Dinas Perhubungan, dan Dinas Kesehatan untuk mengamankan seluruh 111 objek wisata di wilayah provinsi.

Kegiatan pengamanan dirancang untuk menjamin kenyamanan, keamanan, dan perlindungan maksimal bagi setiap pengunjung yang menikmati liburan di berbagai destinasi.

👮 KEAMANAN TERJAGA DI DESTINASI WISATA TEPIAN AYEK LEMATANG, LAHAT 👮
Petugas melakukan pengamanan dan patroli menyeluruh di objek wisata Tepian Ayek Lematang Lahat. Kegiatan ini meliputi pengawasan area jalur pejalan kaki dan parkir kendaraan, serta memastikan suasana kondusif bagi banyak pengunjung yang datang menikmati keindahan tepian sungai dengan suasana hijau rindang di sekitarnya.| Andrian, radarkeadilan.com

Lokasi unggulan menjadi fokus utama, mulai dari Danau Ranau di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan hingga kawasan wisata keluarga OPI Waterpark Jakabaring Palembang.

Lonjakan jumlah pengunjung menjadi pertimbangan utama dalam penempatan personel, yang ditempatkan secara strategis di setiap titik.

Petugas tidak hanya menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga mengatur aliran lalu lintas, mengawasi area parkir, serta memberikan edukasi dan imbauan terkait keselamatan kepada setiap pengunjung.

Kawasan wisata perairan mendapatkan perhatian khusus, dengan pengecekan ketat untuk memastikan kapasitas penumpang tidak melampaui batas dan penggunaan alat keselamatan dipatuhi secara menyeluruh.

👮 POLISI AWASI KESELAMATAN PERNAUNGAN PERAHU WISATA DI KABUPATEN OGAN ILIR 👮
Pada Minggu (22/03/2026) pukul 14.05 WIB, personel Polisi melaksanakan pengamanan dan pengawasan khusus di kawasan sungai Jalan Lintas Timur, Kabupaten Ogan Ilir. Kegiatan ini fokus pada memastikan keselamatan pengunjung yang menggunakan perahu wisata berdesain menarik, termasuk pemeriksaan penggunaan alat keselamatan berwarna oranye serta pengawasan agar kapasitas tidak melebihi batas, dengan latar belakang jembatan kayu yang menjangkau sepanjang sungai.| Andrian, radarkeadilan.com

Sinergi lintas instansi terwujud dengan dukungan 42 personel TNI, 8 personel Dinas Perhubungan, dan 4 personel Dinas Kesehatan.

Kehadiran petugas kesehatan di sejumlah titik wisata memberikan jaminan tanggapan cepat terhadap kondisi darurat yang mungkin terjadi.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho menegaskan komitmen untuk tidak melewatkan satu pun destinasi wisata dari cakupan pengamanan.

“Tidak ada tempat wisata yang kami biarkan tanpa pengamanan. Kami hadir untuk memastikan masyarakat dapat berlibur dengan aman dan nyaman,” tegas Kapolda.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyampaikan bahwa langkah pengamanan ini merupakan bentuk komitmen institusi dalam melindungi masyarakat selama periode Lebaran.

“Lebih dari 400 personel gabungan berjaga di 111 destinasi wisata. Ini bukti bahwa kami hadir di setiap aktivitas masyarakat, termasuk saat berlibur,” ujarnya.

Ia juga mengimbau agar masyarakat tetap menjaga kewaspadaan selama berwisata, dengan tidak melupakan barang bawaan, mengawasi anak-anak, serta mematuhi semua aturan keselamatan yang berlaku di setiap lokasi.

Apabila membutuhkan bantuan, masyarakat dapat menghubungi Call Center Polri melalui nomor 110 yang beroperasi 24 jam tanpa dipungut biaya.

Pengamanan wisata menjadi bukti bahwa Polda Sumatera Selatan tidak hanya fokus pada keamanan jalur mudik, tetapi juga memastikan seluruh aktivitas masyarakat selama Lebaran berlangsung dengan aman dan terkontrol.

👮 PENGAMANAN TERKOORDINASI DI OBJEK AGROWISATA DESA SINDANG PANJANG, KEC. TANJUNG SAKTI, LAHAT 👮
Petugas melaksanakan giat pengamanan objek agrowisata di Desa Sindang Panjang, Kecamatan Tanjung Sakti, Pumi Lahat. Kegiatan mencakup pengaturan lalu lintas kendaraan di area akses masuk, pengawasan parkir agar tetap teratur, serta patroli menyeluruh di kawasan wisata untuk menjamin kenyamanan dan keamanan seluruh pengunjung yang datang menikmati destinasi agrowisata tersebut.| Andrian, radarkeadilan.com

Instansi berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas keamanan hingga seluruh rangkaian arus balik Lebaran 1447 H selesai tuntas, sejalan dengan upaya awal dalam meluncurkan Operasi Ketupat Musi 2026 untuk melindungi setiap warga dan pengunjung. (*/Andrian)