Polres Ogan Komering Ilir Gelar Khataman Al-Qur’an di Bulan Ramadhan, Kuatkan Iman dan Integritas Personel

Polres Ogan Komering Ilir Gelar Khataman Al-Qur’an di Bulan Ramadhan, Kuatkan Iman dan Integritas Personel

Ogan Komering Ilir, Radar Keadilan Bulan suci Ramadhan menjadi pijakan strategis bagi umat Muslim untuk mengintensifkan ibadah dan memperdalam hubungan dengan Allah SWT, termasuk bagi jajaran Korps Kepolisian Republik Indonesia di Polres Ogan Komering Ilir yang melaksanakan kegiatan khataman Al-Qur’an pada Kamis, 19 Maret 2026.

Suasana khidmat terasa di Masjid Al-Faruq Polres Ogan Komering Ilir saat personel dan anggota mengikuti kegiatan khataman Al-Qur’an pada Bulan Ramadhan 2026. Kegiatan yang menjadi sarana penguatan keimanan dan mempererat tali persaudaraan ini juga diharapkan dapat menginspirasi penerapan nilai-nilai suci dalam pelayanan terbaik bagi masyarakat.| HS, radarkeadilan.com

Kegiatan berlangsung di Masjid Al Faruq Polres OKI dan dipimpin langsung oleh Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto, S.H., S.I.K., M.H., sebagai wujud konkrit pembinaan mental dan spiritual yang menguatkan fondasi personel dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

banner"300x300"title"300x300" banner"300x300"title"300x300"

Kegiatan ini diwujudkan bukan sebagai rangkaian rutinitas keagamaan semata, melainkan sebagai platform transformatif yang menyediakan ruang penyejuk hati dan penguatan nilai-nilai keimanan.

Di tengah beban tugas yang padat, momen pelantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an menghadirkan suasana khidmat dan ketenangan batin, sekaligus mengingatkan pentingnya keikhlasan, kesabaran, dan integritas dalam setiap langkah pelaksanaan tugas.

Bulan Ramadhan dipilih sebagai periode yang tepat untuk melakukan refleksi diri mendalam, menyempurnakan niat, dan memperkuat komitmen dalam pengabdian kepada negara dan masyarakat.

Kepemimpinan Kapolres OKI dalam mengawal kegiatan ini membawa makna mendalam bagi lingkungan kerja kepolisian.

Beliau tidak hanya menjalankan fungsi komando operasional, tetapi juga menetapkan diri sebagai teladan dalam membangun karakter religius yang kokoh.