Langkah strategis ini diambil guna mempercepat peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus menaikkan taraf kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Lahat, H. Bursa Zarnubi, dalam pertemuan bersama perwakilan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sumatera Selatan, Kamis (2/4/2026).
Menurutnya, kekayaan sumber daya alam yang dimiliki Kabupaten Lahat memiliki nilai ekonomis sangat tinggi dan harus dikelola secara terencana serta maksimal.

“Potensi pariwisata dan perikanan air tawar di Kabupaten Lahat sangat besar. Dengan pengelolaan yang baik dan profesional, kedua sektor ini mampu menjadi sumber utama peningkatan PAD sekaligus menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat,” tegas Bupati.
Dalam bidang perikanan, pemerintah daerah akan memacu produktivitas melalui pengembangan budidaya sistem kolam dan keramba.
Pemanfaatan jaringan irigasi yang tersebar menjadi kunci utama untuk memperluas area produksi.
Kebijakan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan volume hasil tangkapan dan membuka lapangan kerja baru, tetapi juga menjadikan Lahat sebagai sentra produksi ikan air tawar yang mandiri, sehingga dapat mengurangi ketergantungan pasokan dari daerah lain.
Selain sektor produksi, perhatian serius juga diberikan kepada penguatan ekonomi rakyat melalui pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
“Investasi dan permodalan adalah faktor krusial. Oleh karena itu, pemerintah akan terus mendorong kemudahan akses pembiayaan agar roda ekonomi masyarakat dapat berputar lebih cepat dan stabil,” tambahnya.

Di sisi lain, potensi wisata juga terus dipoles agar semakin menarik minat wisatawan. Salah satu fokus utama adalah rehabilitasi dan pengembangan Taman Rimbang Kemambang sebagai destinasi unggulan wisata dalam kota.
Pengembangan ini dirancang secara terintegrasi dengan melibatkan pelaku UMKM di sekitarnya, sehingga nilai ekonomisnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas.













