Ogan Ilir, Radar Keadilan – Kolaborasi padu antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan masyarakat lokal berhasil menguatkan sistem keamanan di Desa Ketiau, Kecamatan Lubuk Keliat, Kabupaten Ogan Ilir.
Personel Koramil 402-06/Tanjung Batu bersama perwakilan warga gelar patroli malam terstruktur, bertujuan menjaga ketertiban umum, cegah potensi gangguan, dan pastikan seluruh penghuni desa merasakan keamanan yang nyata.
Berita ini berdasarkan laporan resmi Koramil 402-06/Tanjung Batu, yang mencatat dua personel inti – Serma Adhana dan Kopda Hamim – menjalankan tugas dengan profesionalisme tinggi dan tanggung jawab penuh.
“Kami fokus mengawasi setiap titik strategis di Desa Ketiau – mulai dari jalur lalu lintas utama hingga kawasan pemukiman padat. Kami tidak hanya mencegah aktivitas yang mengganggu ketertiban, tetapi juga aktif berkomunikasi langsung untuk memahami dinamika dan kebutuhan keamanan masyarakat setempat,” jelas salah satu personel yang terlibat dalam patroli, dikutip dari dokumen resmi yang ditandatangani pihak Koramil.
Seluruh tahapan aktivitas berjalan mulus tanpa hambatan atau insiden apapun.
Warga Desa Ketiau memberikan apresiasi yang luar biasa, menyatakan bahwa patroli malam memberikan rasa tenang dan kepercayaan yang kuat terhadap sistem keamanan lokal.
“Kita sangat menghargai dedikasi aparatur TNI yang selalu peduli dengan keamanan kita. Hadirnya patroli seperti ini membuat kita merasa terlindungi dan dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih aman dan nyaman,” ungkap seorang perwakilan warga Desa Ketiau.
Seperti yang telah terbukti di Desa Ketiau, sinergi antara TNI dan masyarakat bukan hanya menjadi alat efektif dalam menjaga keamanan, melainkan juga sebagai fondasi utama untuk membangun komunitas yang harmonis dan tangguh.
Redaksi berharap model kerja sama berbasis kepercayaan ini dapat menjadi contoh bagi wilayah lain di Kabupaten Ogan Ilir, guna memperkuat sistem keamanan bersama yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat – sesuai dengan semangat awal kolaborasi yang telah berhasil diwujudkan. (*/Red)














